Hadiri Undangan Menag, Prabowo Subianto: Ini Musim Politik, tapi di Sini Tidak Boleh Bicara sebagai Capres

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 17 Desember 2023 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menghadiri sarasehan Kemandirian Pesantren di JIExpo Kemayoran, Jakarta. (Dok. Tim Media Prabowo)

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menghadiri sarasehan Kemandirian Pesantren di JIExpo Kemayoran, Jakarta. (Dok. Tim Media Prabowo)

INFOEKSPRES.COM  – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyebut dirinya tidak boleh berbicara sebagai capres, saat menghadiri undangan dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Kegiatan itu dalam sarasehan ‘Kemandirian Pesantren’ di JIExpo, Jakarta, Sabtu 16 Desember 2023.

Awalnya, Prabowo bercerita mengenai perbedaan makna kekeluargaan pada bangsa Indonesia.

Khususnya di pesantren dibandingkan dengan arti kekeluargaan yang ia dapatkan ketika sempat tinggal dan sekolah di Eropa.

“Saya pernah tinggal di Eropa, diajak teman saya ke rumahnya belajar (bersama). Begitu saya masuk, semua keluarganya makan di meja.”

Baca artikel lainnya di sini : Prabowo Subianto Minta agar Jangan Pelit Beri Penghargaan dan Lupakan Jasa Para Pemimpin

“Teman saya bilang, Prabowo kau di sini saja ya, ini buku kamu baca, saya makan dulu,” cerita Prabowo yang kemudian disambut tawa para peserta yang hadir.

Prabowo mengatakan, hal tersebut tidak salah menurutnya, karena itulah adat dalam budaya mereka.

“Adatnya seperti itu, nggak salah. Mereka kerja keras untuk keluarganya, Prabowo bukan keluarga saya, dia datang ke sini belajar. Dia ingin baca buku,” jelasnya.

Lihat juga konten video, di sini: Gibran Rakabuming Raka Blusukan Pasar di Balikpapan, Awali Kampanye di Kalimantan Timur

Lalu, Prabowo membandingkan dengan adat kekeluargaan masyarakat Indonesia, khususnya di pesantren.

Ia mengungkapkan tiap berkunjung ke pesantren selalu ditawarkan makan, meskipun jadwal agenda ke tempat lainnya sangat padat.

“Tiap kali saya ke pesantren, nyai-nyai sudah masak dan terpaksa makan, waduh, padahal saya harus ke tiga pesantren lain. Jadi, makan, makan, makan,” ungkap Prabowo.

“Di pesantren kalau kita makan, ditungguin, dilihatin, dimakan nggak nih, walaupun sudah kenyang (tetap) makan,” candanya.

Kemudian, Prabowo melontarkan candaan menanggapi adat menjamu makanan tersebut.

Ia takut jika dirinya tidak mengiyakan makan, ke depannya dia tidak bakal diterima kembali untuk sowan atau berkunjung.

“Jangan sampai nanti nggak diterima di pesantren ini, kan gitu. Ini musim politik, tapi saya di sini tidak boleh bicara sebagai capres,” kata Prabowo disambut tepuk tangan.

Ia menegaskan, kehadirannya di sarasehan tersebut tidak bermaksud mencari dukungan dari para keluarga santri Indonesia.

Tapi hanya untuk menyampaikan ilmu mengenai kemandirian pesantren dan bela negara.

“Saya mau tegas di sini ya, saya tidak minta dukungan dari bapak dan ibu,” ucapnya.***

Berita Terkait

Dukungan untuk Bobby Nasution Maju di Pilgub Sumatera Utara, PKS Nyatakan Belum Ada Keputusan
Megawati Lantik Ganjar dan Ahok Sebagai Pengurus DPP DPIP, Ini Daftar Lengkap Pengurus hingga Tahun 2025
Memiliki Resep untuk Tingkatkan Elektoral Partai dari Jokowi, Begini Pengakuan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan
Presiden Jokowi Dituding Ikut Campur Dorong Dirinya Maju di Pilkada Jakarta, Ini Respons Kaesang Pangarep
Partai Demokrat Jakarta Ungkap Alasan Usulkan Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono Jadi Cagub Jakarta 2024
PKS Optimis pasangan Anies – Sohibul Menang Pilkada Jakarta 2024, akan Gandeng Partai Nasdem dan PKB
Kader NasDem Ahmad Sahroni Disebut Surya Paloh Punya Kapabilitas tetapi Belum Tentu Soal Elektabilitas
PKS Beri Jawaban atas Pertanyaan, Siapa Pendamping Calon Gubernur Jakarta Mohamad Sohibul Iman?
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 9 Juli 2024 - 14:26 WIB

Kungker BNSP di KBRI Tokyo: Langkah Maju Indonesia-Jepang dalam Pengakuan Kompetensi Tenaga Kerja

Jumat, 22 Desember 2023 - 21:55 WIB

Delegasi BNSP Jalin Kolaborasi dengan LPK Migran di Hongkong

Sabtu, 25 Maret 2023 - 14:53 WIB

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Tegaskan Komitmen pada Prinsip Satu Tiongkok

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 14:30 WIB

Terbangkan Pesawat Tempur Dekat dengan Perbatasan, Korea Utara Tembakkan Rudal

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 09:14 WIB

Mengapa Wartawan Tidak Mungkin Bisa Bekerja Bebas di Hong Kong, Inikah Alasanya?

Minggu, 11 September 2022 - 21:35 WIB

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik Sempat Ingatkan Tsunami, Papua Nugini Diguncang Gempa M7,6

Senin, 4 Juli 2022 - 11:10 WIB

Tanggapan Kyiv dan Kremlin Soal Pernyataan soal Zelensky Titip Pesan ke Putin via Jokowi

Berita Terbaru