Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh Berikan Tanggapan Jika Partai Demokrat Putuskan Keluar dari KPP

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 2 September 2023 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. (Dok. Nasdem.id)

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. (Dok. Nasdem.id)

INFOEKSPRES.COM – Partai NasDem memberikan tanggapannya jika Partai Demokrat memutuskan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya menyebut duet Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar sebagai pasangan mengkhianati Piagam Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

“Rentetan peristiwa yang terjadi merupakan bentuk pengkhianatan terhadap semangat perubahan, pengkhianatan Piagam Koalisi yang telah disepakati ketiga parpol,” kata Teuku Riefky Harsya dalam siaran pers Demokrat yang diterima di Jakarta, Kamis (31/8/2023.

Teuku Riefky Harsya menyebut Anies mengkhianati apa yang telah ia sampaikan bahwa dirinya memilih Ketua Umum Partai Demokrat AHY sebagai bakal cawapres.

“Termasuk, pengkhianatan terhadap apa yang telah disampaikan sendiri oleh bakal capres Anies Baswedan yang telah diberikan mandat untuk memimpin Koalisi Perubahan,” imbuh Teuku Riefky Harsya.

Baca artikel lainnya di sini: Partai Demokrat Umumkan 2 Keputusan Resmi, Salah Satunya Mencabut Dukungan Capres Anies Baswedan

Dalam siaran pers tersebut, Teuku mengungkapkan bahwa sejatinya Anies telah memilih AHY sebagai bakal cawapres.

Teuku Riefky Harsya menyebut Anies telah menyampaikan kepada AHY terkait keinginannya itu.

Namun pada Selasa (29/8/2023) malam, di NasDem Tower, Jakarta, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menetapkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cak Imin sebagai bakal cawapres Anies.

Sehari kemudian, sambung dia, pada Rabu (30/8/2023) Anies Baswedan tidak menyampaikan secara langsung menyampaikan keputusan itu.

Baik kepada pimpinan tertinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat sebagai parpol yang tergabung dalam KPP.

Apalagi akibat kabar soal keputusan mengusung Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai bakal capres- cawapres pada Pilpres 2024.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sebelumnya mengatakan kemungkinan untuk mengusung pasangan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar pada Pilpres 2024 ada, namun belum terformalkan.

“Kemungkinan ke arah itu bisa saja terjadi tapi saya pikir belum terformalkan sedemikian rupa , jadi kita tunggu perkembangan satu dua hari ini,” ujar Surya Paloh.

Surya Paloh mengatakan dirinya tidak gembira jika Partai Demokrat memutuskan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

“Saya pasti tidak bergembira menerima suatu kabar seperti itu,” kata Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis malam, 31 Agustus 2023.

“Kenapa? karena harapan kita bisa berjalan sebagaimana yang diharapkan bersama itu pasti sikap NasDem,”

Paloh mengungkapkan dirinya terus mengharapkan agar Koalisi Perubahan bisa bertahan untuk menghadapi Tahun Politik 2024.

“Insyaallah apa yang terbaik, kenapa kita paksakan bubar kalau memang dia bisa bertahan baik, bagus, berkembang, syukur, apa yang direncanakan bisa tercapai, ini kan suatu ridho yang bagus,” ujar Surya Paloh.***

Berita Terkait

Dukungan untuk Bobby Nasution Maju di Pilgub Sumatera Utara, PKS Nyatakan Belum Ada Keputusan
Megawati Lantik Ganjar dan Ahok Sebagai Pengurus DPP DPIP, Ini Daftar Lengkap Pengurus hingga Tahun 2025
Memiliki Resep untuk Tingkatkan Elektoral Partai dari Jokowi, Begini Pengakuan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan
Presiden Jokowi Dituding Ikut Campur Dorong Dirinya Maju di Pilkada Jakarta, Ini Respons Kaesang Pangarep
Partai Demokrat Jakarta Ungkap Alasan Usulkan Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono Jadi Cagub Jakarta 2024
PKS Optimis pasangan Anies – Sohibul Menang Pilkada Jakarta 2024, akan Gandeng Partai Nasdem dan PKB
Kader NasDem Ahmad Sahroni Disebut Surya Paloh Punya Kapabilitas tetapi Belum Tentu Soal Elektabilitas
PKS Beri Jawaban atas Pertanyaan, Siapa Pendamping Calon Gubernur Jakarta Mohamad Sohibul Iman?
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 9 Juli 2024 - 14:26 WIB

Kungker BNSP di KBRI Tokyo: Langkah Maju Indonesia-Jepang dalam Pengakuan Kompetensi Tenaga Kerja

Jumat, 22 Desember 2023 - 21:55 WIB

Delegasi BNSP Jalin Kolaborasi dengan LPK Migran di Hongkong

Sabtu, 25 Maret 2023 - 14:53 WIB

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Tegaskan Komitmen pada Prinsip Satu Tiongkok

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 14:30 WIB

Terbangkan Pesawat Tempur Dekat dengan Perbatasan, Korea Utara Tembakkan Rudal

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 09:14 WIB

Mengapa Wartawan Tidak Mungkin Bisa Bekerja Bebas di Hong Kong, Inikah Alasanya?

Minggu, 11 September 2022 - 21:35 WIB

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik Sempat Ingatkan Tsunami, Papua Nugini Diguncang Gempa M7,6

Senin, 4 Juli 2022 - 11:10 WIB

Tanggapan Kyiv dan Kremlin Soal Pernyataan soal Zelensky Titip Pesan ke Putin via Jokowi

Berita Terbaru