Termasuk Depesi, Inilah 7 Kondisi Kesehatan yang Disebabkan oleh Orang yang Memiliki Cenderung Pemarah

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 12 Juni 2023 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Orang Emosi Marah. (Pexels.com/Andrea Piacquadio)

Ilustrasi Orang Emosi Marah. (Pexels.com/Andrea Piacquadio)

INFOEKSPRES.COM – Pemarah adalah sifat yang dapat dimiliki oleh seseorang, dan tidak ada penyakit yang secara khusus terkait dengan pemarah.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Namun ada beberapa kondisi kesehatan yang dapat mempengaruhi kecenderungan seseorang menjadi lebih pemarah.

Beberapa kondisi tersebut antara lain:

1. Gangguan Kesehatan Mental

Beberapa gangguan kesehatan mental seperti gangguan kecemasan, gangguan bipolar, dan gangguan penyesuaian dapat mempengaruhi suasana hati dan kontrol emosi seseorang.

Ini dapat menyebabkan reaksi marah yang berlebihan atau sulit mengendalikan emosi.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: 7 Artikel Menarik Seputar Emosi Marah, dari Faktor-faktor Penyebabnya hingga Cara Hadapi Orang Pemarah

2. Depresi

Orang yang menderita depresi dapat mengalami perubahan suasana hati yang ekstrem, termasuk marah dan mudah tersinggung.

3. Gangguan Pengendalian Impuls

Gangguan seperti gangguan pengendalian impuls (impulse control disorder) dapat menyebabkan seseorang kesulitan mengendalikan dorongan emosional dan impulsif, termasuk amarah yang tidak proporsional.

4. Sindrom Pramenstruasi

Beberapa wanita mengalami perubahan suasana hati dan perubahan emosional selama periode menstruasi.

Sindrom pramenstruasi (premenstrual syndrome/PMS) adalah kondisi di mana perubahan emosional dapat mencakup kemarahan yang lebih tinggi dari biasanya.

5. Stres Kronis

Stres yang berkepanjangan dapat meningkatkan risiko seseorang untuk merasa marah atau mudah tersinggung.

Tekanan emosional yang berlebihan dapat mempengaruhi keseimbangan emosi dan respons terhadap situasi.

6. Gangguan Kecanduan

Penyalahgunaan zat seperti alkohol, obat-obatan terlarang, atau kecanduan terhadap perjudian dapat mempengaruhi fungsi otak dan emosi seseorang, yang dapat mengarah pada kemarahan yang tidak terkendali.

7. Ketidakseimbangan Hormon

Perubahan hormonal dalam tubuh dapat mempengaruhi suasana hati dan emosi seseorang.

Misalnya, ketidakseimbangan hormon tiroid dapat menyebabkan perubahan suasana hati dan reaksi marah yang berlebihan.

Penting untuk diketahui bahwa kemarahan yang berlebihan atau sering tidak selalu berarti ada masalah kesehatan yang mendasarinya.

Namun, jika seseorang merasa bahwa kemarahannya mengganggu kehidupan sehari-hari atau hubungannya dengan orang lain, penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental untuk evaluasi dan bantuan yang tepat.***

Berita Terkait

Raih Promo KODAI DOOR di Indo Build Tech 2024: Pintu Baja dan Engineering Door Estetik
Termasuk Makan Berat di Malam Hari, 5 Gaya Hidup yang Menyebabkan Berat Badan Naik
Ternyata Bisa Menjaga Kesehatan Jantung, Inilah 8 Manfaat yang dapat Diperoleh dari Bumbu Dapur Ketumbar
Termasuk Detoksifikasi dan Pembersihan Tubuh, Inilah 5 Manfaat Mengonsumsi Air Hangat
Inilah 7 Manfaat Konsumsi Pepaya untuk Kesehatan, Nomor 4 Bisa Tingkatkan Kesehatan Mata
Berikut adalah 8 Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan, Termasuk Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Inilah 7 Manfaat Konsumsi Semangka untuk Kesehatan, Nomor 1 Jaga Tubuh Tetap Terhidrasi
Termasuk untuk Menjaga Kesehatan Jantung, Inilah 7 Manfaat Mengonsumsi Pepaya
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 9 Juli 2024 - 14:26 WIB

Kungker BNSP di KBRI Tokyo: Langkah Maju Indonesia-Jepang dalam Pengakuan Kompetensi Tenaga Kerja

Jumat, 22 Desember 2023 - 21:55 WIB

Delegasi BNSP Jalin Kolaborasi dengan LPK Migran di Hongkong

Sabtu, 25 Maret 2023 - 14:53 WIB

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Tegaskan Komitmen pada Prinsip Satu Tiongkok

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 14:30 WIB

Terbangkan Pesawat Tempur Dekat dengan Perbatasan, Korea Utara Tembakkan Rudal

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 09:14 WIB

Mengapa Wartawan Tidak Mungkin Bisa Bekerja Bebas di Hong Kong, Inikah Alasanya?

Minggu, 11 September 2022 - 21:35 WIB

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik Sempat Ingatkan Tsunami, Papua Nugini Diguncang Gempa M7,6

Senin, 4 Juli 2022 - 11:10 WIB

Tanggapan Kyiv dan Kremlin Soal Pernyataan soal Zelensky Titip Pesan ke Putin via Jokowi

Berita Terbaru