Pemberdayaan Sektor UMKM Dapat Dorong Pertumbuhan Perekonomian Nasional

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 26 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi XI DPR RI, Andreas Eddy Susetyo. (Dok. Dpr.go.id)

Anggota Komisi XI DPR RI, Andreas Eddy Susetyo. (Dok. Dpr.go.id)

INFO EKSPRES – Dalam rangka mencapai pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan, maka perlu adanya stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Oleh karena itu untuk mendukung upaya tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo bilang, maka diperlukan pemberdayaan sektor khususnya pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berkontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Sektor (UMKM) memiliki peranan penting dan strategis dalam struktur perekonomian Indonesia karena memberikan sumbangan besar terhadap Produk Domestik Bruto 61,1 persen.”

“Penyerapan tenaga kerja 97,1 persen, dan ekspor 14,4 persen,” kata Andreas di Mojokerto, Jawa Timur, Jumat 23 September 2022.

Legislator Dapil Jawa timur V itu menjelaskan, minimnya akses permodalan terhadap sektor UMKM masih menjadi masalah klasik yang membuat sektor ini sulit bersaing dan terakselerasi.

Maka dari itu peningkatan akses dan jangkauan akses UMKM terhadap jasa keuangan sangat dibutuhkan untuk menghadapi persaingan tersebut.

“UMKM di Indonesia memegang peranan penting sebagai tulang punggung perekonomian nasional maka Bank Indonesia selaku mitra kerja Komisi XI DPR RI dapat melaksanakan program dan kebijakan pengembangan UMKM melalui tiga pilar kebijakan.”

“Yaitu korporatisasi, peningkatan kapasitas, dan perluasan akses pembiayaan guna mewujudukan UMKM yang produktif, inovatif, dan adaptif,” jelasnya.

Andreas menambahkan, juga perlu adanya dukungan terhadap peningkatan ekosistem UMKM yang turut dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan melalui kemudahan kredit UMKM.

Skema akses pembiayaan melalui fintech (peer to peer lending), penghimpunan dana UMKM melalui securities crowdfunding (SCF).***

Berita Terkait

Podnews Indonesia Diluncurkan, Podcast SapuLangit dan Lahyanto Network Jangkau 200 Portal Berita dalam 15 Menit
Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
OJK Sampaikan Keynote Soal Pengawasan Lembaga Efek

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 13:51 WIB

Podnews Indonesia Diluncurkan, Podcast SapuLangit dan Lahyanto Network Jangkau 200 Portal Berita dalam 15 Menit

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:38 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Berita Terbaru

Pers Rilis

MEIYUME HADIRKAN BEACON DI COSMOPACK ASIA 2026

Rabu, 4 Nov 2026 - 07:40 WIB