INFOEKSPRES.COM – Harga beras melonjak akhir-akhir ini dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
Hal ini menyita perhatiannya karena harga beras termasuk komponen yang cukup besar dalam mempengaruhi laju inflasi.
Perum Bulog Cabang Banyumas pun menyampaikan komitmenya untuk bekerja keras untuk mengendalikan harga beras di wilayah kerjanya, termasuk Kabupaten Purbalingga.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terkait harga beras, kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memobilisasi Cadangan Beras Bulog (CBB) untuk kegatan stabilisasi harga,” ujar Pimpinan Cabang Bulog Banyumas Rasiwan saat audiensi dengan Bupati Dyah Hayuning Pratiwi di ruang kerjanya, Senin 6 Februari 2023.
Menurutnya, operasi pasar beras sudah dilakukan dengan menggandeng mitra kerja dan distributor.
“Jaringan pasar tradisional sudah kita eksekusi di Pasar Segamas, Bukateja dan Bobotsari,” ujarnya.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
Saat ini cadangan beras di Bulog Banyumas untuk Purbalingga tersedia 200 ton.”
“Posisi tersebut dinilai masih aman untuk kebutuhan sampai musim panen berikutnya
“Perkiraan musim panen di Maret – April, mudah-mudahan akan menambah ketersediaan beras dan menurunkan harga,” imbuhnya.
Bupati Tiwi menyatakan kenaikan harga beras sudah menjadi sorotan nasional.
Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut
“Presiden Joko Widodo sudah wanti-wanti untuk menjaga harga pangan stabil karena itu kunci mengendalikan inflasi,” ujarnya.
Oleh karena itu, Bupati Tiwi segera menginstruksikan agar Satgas Pangan Kabupaten Purbalingga segera melakukan koordinasi.
“Saya minta Satgas Pangan segera rapatkan dan kerjasama dengan seluruh stakeholder untuk menyikapi kenaikan harga bahan pokok, bukan hanya beras, termasuk juga minyak goreng,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Purbalingga Johan Arifin menyebutkan harga beras saat ini di pasaran IR 64 kwalitas premium Rp. 13.200/kg dan kwalitas medium Rp. 12.000/kg.
Kemudian, Minyak Goreng Curah Rp. 14.000/liter dan Minyak Goreng Kita 16.300/liter.
Johan menyebutkan operasi pasar kerjasama Dinperindag dan BULOG sudah digelar sejak 3 Februari 2023 di 3 pasar Kelas I yakni Pasar Segamas, Bukateja dan Bobotsari.
“Sebanyak kurang lebih 10 ton beras akan digelontorkan selama operasi pasar tersebut dengan Harga Eceran Tertinggi adalah Rp. 9.450/kg,” pungkasnya.***












