Jawab Dubes Jepang Soal Perdagangan Bebas, Prabowo Subianto: Kita Ingin Industri Dalam Negeri Maju

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 14 November 2023 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto. 
(Facebook.com/Prabowo Subianto)

Calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto. (Facebook.com/Prabowo Subianto)

INFOEKSPRES.COM – Calon presiden Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto mengatakan bahwa perdagangan bebas memang penting.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Tetapi harus ada keadilan dalam prosesnya termasuk soal pengolahan bahan mentah di dalam negeri.

Menurutnya, Indonesia harus bisa menjadi negara dengan industri yang maju.

Nantinya, hal itu akan berdampak pada meningkatnya lapangan pekerjaan dan pendapatan rakyat.

“Pada prinsipnya, kita perlu mempertahankan perdagangan bebas.”

Baca artikel lainnya di sini : 52,6 Persen Mayoritas Publik Nilai Politik Dinasti Bukan Persoalan, Ini yang Diungkap oleh Hasil Survei Indikator Politik

“Namun ada prinsip lain yang sangat penting bagi kami, yaitu prinsip kesetaraan, prinsip keadilan,” kata Prabowo Subianto

Prabowo Subianto menyampaikan hal itu di acara ‘Pidato Calon Presiden Republik Indonesia: Arah dan Strategi Politik Luar Negeri’.

Acara. Tersebut diadakan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS) di Jakarta, Senin (13/11/2023).

Baca artikel lainnya, di sini: Jasa Siaran Pers Solusi untuk Kebutuhan Publikasi Press Release Secara Serentak di Puluhan Media dan Setiap Hari

“Jadi soal bahan mentah, kami merasa berhak untuk ingin maju seperti Jepang. Kami ingin menjadi negara industri.”

“Kami ingin memproduksi barang-barang canggih,” tambahnya, menjawab pertanyaan dari Duta Besar Jepang.

Tujuannya lanjut Prabowo Subianto untuk menghapuskan kemiskinan di tanah air.

Ia menyoroti masih banyaknya rakyat yang hidup dengan hanya mengandalkan pendapatan kurang dari 1 USD atau sekitar Rp 15.000-an.

“Kami juga ingin rakyat kami tidak mendapat upah minimum. Banyak orang yang hidup dengan penghasilan kurang dari 2 USD sehari, bahkan ada yang kurang dari 1 USD sehari,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, menjadi negara industri merupakan tujuan utama yang harus dicapai dalam menghapus kemiskinan.

Prabowo Subianto pun akan membuka peluang bagi para investor luar negeri.

Tetapi pabriknya harus berada di Indonesia agar dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi pemuda-pemudi bangsa.

“Jadi kita harus memproduksi barang-barang industri. Kami harus mengolah sumber daya alam kami di Indonesia.”

“Dan kami menyambut semua investor, tetapi kami ingin pabriknya ada di indonesia. Putra dan putri kita membutuhkan pekerjaan,” ujarnya.

“Kita butuh fair playing field, kita butuh kesempatan yang sama,” pungkas dia.***

Berita Terkait

Tak Kenal Pelapornya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Penuhi Panggilan Pemeriksaan di Polda Metro Jaya
Sejumlah Pers Daerah dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua Siap Kolaborasi Menangkan Pilkada 2024
Tidak Bawa Orang Toxic Masuk Pemerintahan, Ini Permintaan Luhut Pandjaitan kepada Prabowo Subianto
Setelah NasDem Gabung dengan Koalisi Prabowo, Surya Paloh Angkat Suara Soal Tawaran Kursi Menteri
Prabowo Sambut Sambut Hangat Kedatangan Surya Paloh di Kediaman Kertanegara, Jakarta Selatan
Prabowo Subianto Tekankan Persatuan Usai Putusan MK, akan Komunikasi Politik dengan Semua Unsur
Elektabiltas Imam, Pradi, dan Farab Masuk 3 Besar yang Siap Bersaing di Pilkada Kota Depok 2024
Terkait Pembentukan Anggota Kabinet Pemerintahan Prabowo – Gibran, Partai Golkar Angkat Bicara
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 00:27 WIB

Kompetensi Welder CPMI Ditunjang oleh BNSP di Batam untuk Sukses di Pasar Kerja Korea Selatan

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:44 WIB

Prabowo Subianto Saat Tiba di Yordania, Disambut oleh Sejumlah Pejabat Tinggi dan Jajar Kehormatan

Rabu, 12 Juni 2024 - 08:04 WIB

Staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ke Dewan Pengawas KPK, Ini Tanggapan Komisi Pemberantasan Korupsi

Senin, 10 Juni 2024 - 09:17 WIB

Hari Ini Berstatus Bebas Murni, Masa Bebas Bersyarat Habib Rizieq Shihab Berakhir Senin, 10 Juni 2024

Jumat, 7 Juni 2024 - 13:14 WIB

Soal Gaza hingga Ukraina, Prabowo Subianto Laporan Kunker di Singapura ke Presiden Jokowi

Kamis, 6 Juni 2024 - 13:40 WIB

Harun Masiku Masih Jadi Buronan, KPK Segera Periksa Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto

Senin, 3 Juni 2024 - 10:03 WIB

Subagyo HS Sebut Kualitas Mas Bowo Sudah Teruji, Prabowo Subianto Dapat Ucapan Selamat dari Seniornya

Kamis, 30 Mei 2024 - 15:56 WIB

Hong Kong Tangkap 14 WNI, Kemlu Duga Jadi Korban Sindikat Pencucian Uang Modus Buka Rekening Online

Berita Terbaru