MMenkoINFOEKSPRES.COM – Rakyat miskin tercatat berjumlah 26,16 juta jiwa berdasarkan data BPS Pada Maret 2022 atau 9,5 persen populasi.
Mereka tersebar dalam 5,51 juta keluarga, dimana 1 keluarga miskin memiliki 4,74 anggota rumah tangga.
Berdasarkan data BPS, Orang miskin di Indonesia adalah individu yang berpenghasilan Rp505 ribu per bulan.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan konsumsi makanan Rp375 ribu/bulan (74 persen) dan non makanan Rp131 ribu/bulan (26 persen).
Jelas, program migrasi ke TV Digital tidak akan diikuti oleh 26,16 juta jiwa penduduk Indonesia tersebut.
Karena mereka tidak mampu menikmati siaran tv lagi karena mereka tidak mampu membeli setup box yang senilai Rp250 ribu satu alat untuk menikmati siaran tv digital.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
Tv analog kepunyaan mereka pun tidak akan berguna dan akhirnya mereka akan semakin miskin karena jauh dari informasi dan berita.
Kemampuan belanja non makanan mereka itu hanya Rp131 ribu, oleh karena itu dalam program ASO, mereka adalah kelompok yang paling dirugikan.
Pastinya ada perasaan tersisih dalam hati mereka, salah apa mereka memiliki kepemimpinan yang tidak peduli dengan nasib mereka itu.
Duh, kebijakan publik seperti ini kok bisa diloloskan DPR RI ya.
Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut
Oleh: Achmad Nur Hidayat, Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute. Artikel dikutip Infoekspres.com dari Apakabarnews.com. ***










