Prabowo Soal Kebijakan Lingkungannya, Swasembada dengan Energi Terbarukan Biosolar Tak Timbulkan Polusi

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 16 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (Facebook.com/@Prabowo Subianto )

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (Facebook.com/@Prabowo Subianto )

INFOEKSPRES.COM – Menteri Pertahanan sekaligus kandidat Calon Presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto menekankan rencana kebijakannya soal lingkungan, yaitu swasembada energi terbarukan dalam wujud biosolar.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Biosolar yang hendak didorong Prabowo Subianto adalah yang bersumber dari tanaman seperti kelapa sawit, di mana Indonesia adalah salah satu produsen kelapa sawit terbesar di dunia.

“Hebatnya swasembada BBM dari energi terbarukan, dari mana? Kita sekarang produsen kelapa sawit terbesar di dunia. Produksi kita mungkin 25jt ton sekitar itu.”

“Kebutuhan kita 6-7 juga untuk minyak goreng, sisanya bisa kita pakai untuk solar,” kata Prabowo dalam kata sambutannya saat hadiri acara Deklarasi Dukungan ‘Matahari 08’ di Jakarta Selatan, Minggu (15/10/2023) sore.

Adapun, produsen Bio Diesel yang bersumber dari tanaman itu tidak akan membuat polusi ataupun mencemarkan lingkungan, sehingga sangat baik untuk digunakan.

Baca artikel lainnya di sini: Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Sebut Indonesia Dukung Perjuangan Palestina Sampai Merdeka

Apalagi Indonesia juga bisa memproduksi bensin pertamax yang bersumber dari bahan baku tebu yang menghasilkan etanol.

“Ternyata, kita bisa bikin bensin pertamax dan sebagainya dari etanol dan etanol kita bisa dapet dari mana?”

“Dari tebu, bio etanol dari tebu dan rencana kita kita akan tanam tebu dalam skala yang besar jadi kita potensi 100%.” jelas Prabowo Subianto.

Dengan demikian, menurut Prabowo Subianto, Indonesia akan bisa mandiri dan menghasilkan energi sendiri yang lebih ramah lingkungan.

“Bisa menghasilkan energi kita sendiri tidak merusak lingkungan tidak timbulkan polusi karena ini bio ya. Dan juga kita tidak perlu impor bbm dari negara manapun di dunia.” ujar Prabowo Subianto.***

Berita Terkait

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup
PROPAMI Resmi Bentuk DPW Surabaya Raya, Dorong SDM Profesional Pasar Modal
Wealth Insights: Mengapa Investor Berpengalaman Tidak Pernah Mengabaikan Obligasi Pemerintah

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:32 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Kamis, 10 September 2026 - 15:19 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Kamis, 10 September 2026 - 14:41 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Kamis, 10 September 2026 - 13:58 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:49 WIB

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

Berita Terbaru

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB