INFO EKSPRES – Gempa Papua Nugini Magnitudo 7,6 ini sempat membuat Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengeluarkan peringatan dini tsunami.
Namun, peringatan itu hanya berlaku beberapa menit, kemudian setelah itu dicabut.
“Gempa bumi didasarkan pada Pacific Tsunami Warning Center (PTWC) atau Pusat Peringatan Tsunami Pasifik.”
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Menurut PTWC, tsunami mungkin terjadi,” demikian peringatan PTWC dikutip, Minggu, 11 September 2022.
Menurut data BMKG, gempa terjadi pada Minggu, 11 September 2022 pukul 06.47 WIB.
Gempa tersebut berpusat di darat, 352 km barat laut Port Moresby, Papua Nugini.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
“Gempa ini dirasakan (MMI):II – III Merauke, II Jayapura. Dan II Wamena,” tulis BMKG.
Gempa ini dirasakan dalam skala II-III MMI di Merauke dan skala II MMI di Jayapura dan Wamena.
Skala II MMI artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Sementara skala III MMI berarti getaran dirasakan nyata dalam rumah dan seakan-akan ada truk berlalu.
Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut
BMKG mewanti-wanti terjadinya gempa susulan.
“Saran BMKG. Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi,” katanya.***










