INFOEKSPRES.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyatakan dirinya akan menyerahkan semua keputusan pada petinggi Partai Persatuan Pembangunan.
Hal itu terkait pencalonan dirinya untuk mendampingi calon Presiden Ganjar Pranowo pada pelaksanaan Pemilu 2024.
“Nanti lihat dari keputusan pimpinan partai seperti apa yang digariskan,” kata Sandiaga Uno.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Pizza Hut Indonesia dan TUKR Rayakan 10 Tahun Pizza Maker Junior Ajak Anak Peduli Lingkungan
InfiMotion Technology Tampil Perdana ke Publik, Pamerkan Kapabilitas Lengkap E-Drive di Wuxi
Pemenang Stevie® Awards for Technology Excellence Tahunan Ketiga Diumumkan

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang terpenting bertujuan agar membuat Indonesia negara maju,” katanya di Batang, Jawa Tengah, Sabtu sore, 10 Juni 2023.
Sandiaga Uno mengatakan dirinya tidak akan mencampuri urusan para pimpinan partai politik namun dirinya akan lebih fokus pada kepemimpinan bidang ekonomi kreatif.
Baca artikel menarik lainnya, di sini: Soal Pertemuan Puan Maharani dengan AHY, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto: Dialog kan Sesuatu Hal yang Penting
Baca Juga:
High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI
AdaKami Bangun Akses Air Bersih dan Sanitasi Layak untuk Warga Dusun Banjarsari Lampung Selatan
T’way Air Luncurkan Program “Explore Korea, One Destination at a Time”
Kendati demikian, dia merasa terhormat (atas dukungan pengasuh ponpes dan santri) agar jalan kepemimpinan ke depan memfokuskan pada pembangunan ekonomi karena masih banyak masyarakat masih mengalami tantangan.
“Saya ingin meningkatkan kesejahteraan melalui pembangunan ekonomi, khususnya penciptaan lapangan kerja”.
“Pemberdayaan UMKM, dan pengendalian harga termasuk inflasi yang selama ini sukses dilakukan oleh pemerintah,” kata Sandiaga Uno.
Jadi konsep poros percepatan pembangunan ini, kata Sandiaga Uno adalah bagaimana ekonomi harus diutamakan untuk menjadi pemikiran kepemimpinan Indonesia ke depan.
Baca Juga:
UOB Asset Management Soroti Ketahanan Ekonomi Global di Tengah Kondisi yang Semakin Tidak Menentu
Shanxi Gelar Dialog Global tentang Pelestarian Warisan Budaya
Karena saat ini tinggal 13 tahun hingga 15 tahun menuju “Indonesia Emas” pada 2045.
“Modal kita adalah demografi yang harus dipastikan dan diwujudkan,” katan Sandiaga Uno.***










