PKB Tunggu Prabowo Subianto dan Gus Muhaimin Umumkan Pasangan Calon Presiden dan Calon Wapres

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 10 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid. (Dok. Mpr.go.id)

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid. (Dok. Mpr.go.id)

INFOEKSPRES.COM – Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid berharap agar Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) segera mengumumkan bakal calon presiden dan calon wakil presiden.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

“Kita semua, pengurus, para tokoh, kader, dan simpatisan PKB sedang menunggu agar Pak Prabowo dan Gus Muhaimin segera mengumumkan pasangan capres dan cawapres,” kata Jazilul dalam pesan video yang diterima di Jakarta, Selasa 9 Mei 2023.

Menurut dia, saat ini merupakan momentum yang tepat untuk mengumumkan bakal capres dan cawapres, sebagaimana harapan para ulama, tokoh, dan kiyai yang secara sungguh-sungguh mengharapkannya.

Baca artikel menarik lainnya di sini: Prabowo Subianto Berhasil Ungguli Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan Berdasarkan Survei SPIN

Pasalnya, lanjut dia, Itjima Ulama Nusantara pada Januari lalu juga sudah mendorong agar pengumuman dilakukan pada bulan Ramadhan, namun belum berhasil direalisasikan sampai saat ini.

“Bulan Mei ini bulan yang tepat para ulama, para tokoh, para kiyai mengharapkan dengan sungguh-sungguh, agar Pak Prabowo dan Gus Muhaimin segera mengumumkan pasangan capres dan cawapres,” tuturnya.

Jazilul lantas menegaskan kembali komitmen KKIR yang memanfaatkan bahwa pasangan bakal capres dan cawapres ditentukan oleh Prabowo dan Muhaimin.

“Siapapun boleh memberikan pengamatan, pendapat, usulan terkait dengan pasangan capres dan cawapres dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya, namun keputusan ada di tangan Pak Prabowo dan Gus Muhaimin,” ujarnya.

Dia menegaskan pula bahwa koalisi inti yang sepakat dibangun PKB bersama Partai Golkar di Jakarta, Rabu 3 Mei 2023, sebagai tindak lanjut wacana pembentukan koalisi besar tidak membatalkan kerja sama politik antara PKB dengan Partai Gerindra dalam sekoci KKIR.

“Koalisi inti yang digagas Pak Airlangga dan Gus Imin tak menganulir kerja sama politik yang dilakukan oleh Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya,” kata dia.

Sebelumnya, Sabtu (14/1), Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan hasil Ijtima Ulama Nusantara, yang digelar PKB pada 13-14 Januari lalu, merekomendasikan Muhaimin Iskandar maju sebagai bakal capres atau cawapres pada Pilpres 2024.

“Hasil dari pertemuan Itjima Ulama ini mendorong agar Gus Muhaimin maju menjadi capres atau cawapres 2024 dan segera menentukan pasangannya,” kata Jazilul.

Dia menyebut para ulama juga memberikan batas waktu agar PKB segera menentukan nama capres dan cawapres yang diusungnya sebelum Ramadhan.

“Sesegera mungkin (menentukan), tapi para kiai memberikan limit-nya. Kalau bisa yang sebelum puasa, sebelum Maret berarti, ya, paling lambat,” ujar Jazilul.

Sebagai informasi, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dibuka mulai 19 Oktober 2023 s.d. 25 November 2023.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Saat ini ada 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI.

Bisa juga pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.

Berita Terkait

Anggaran DPR RI 2025 Meningkat, Biaya Jabatan Rp240 Juta
Pola Korupsi Migas: Dari Kebijakan Pertamina ke Garasi Riza Chalid
KPK dan DPR Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji, BPK Hitung Kerugian Rp1 T
Sugiono Jadi Sekjen Gerindra, Prabowo Umumkan Struktur Partai 2025–2030
KPK Sebut Tak Pernah Diundang Ikut Pembahasan DIM RUU KUHAP Pemerintah
Presiden Prabowo Subianto Beri Sinyal Hijau: Semua Menteri Lolos dari Ancaman Reshuffle Kabinet
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Pengamat Sebut Sesuai Regulasi dan Kebutuhan Tugas Kedinasan Soal Penggunaan Jet oleh Ketua KPU Dibiayai Negara

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:55 WIB

Anggaran DPR RI 2025 Meningkat, Biaya Jabatan Rp240 Juta

Jumat, 15 Agustus 2025 - 08:33 WIB

Pola Korupsi Migas: Dari Kebijakan Pertamina ke Garasi Riza Chalid

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:15 WIB

KPK dan DPR Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji, BPK Hitung Kerugian Rp1 T

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Sugiono Jadi Sekjen Gerindra, Prabowo Umumkan Struktur Partai 2025–2030

Jumat, 18 Juli 2025 - 08:36 WIB

KPK Sebut Tak Pernah Diundang Ikut Pembahasan DIM RUU KUHAP Pemerintah

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB