Memiliki Resep untuk Tingkatkan Elektoral Partai dari Jokowi, Begini Pengakuan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 29 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Joko Widodo Bersama Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. (Facebook.com@Zulkifli Hasan)

Presiden RI Joko Widodo Bersama Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. (Facebook.com@Zulkifli Hasan)

INFOEKSPRES.COM – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyampaikan telah menyerap ilmu dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Pasalnya, dia mengaku sering diajak Jokowi dalam sejumlah agenda.

“Kadang-kadang dua hari, karena saya banyak nanya, banyak diskusi”

“Saya tanya, ‘Pak bagaimana ya Jawa Tengah itu kok bisa berlaku menang, apa yang terjadi?.”

“Ah dikasih rahasianya. Tidak usah saya ceritain di sini, ya kan?” ujar dia.

Dia juga sempat mengajukan pertanyaan ke Jokowi soal tingkat kepuasan masyarakat terhadap presiden tetap tinggi.

“Pak ini kan bapak Oktober selesai, tapi kok kata Litbang Kompas masih 89 (persen) kepuasannya, bagaimana Pak?” tanya Zulhas.

“Jadi dikasih juga resepnya,” sambungnya dalam sambutannya pada rapat kerja nasional (rakernas) PAN di Kantor DPP PAN, Jakarta, Sabtu (29/6/2024)

Zulhas pun mengaku sudah memiliki resep untuk meningkatkan elektoral partai dari Jokowi.

“Ilmunya kita sudah punya sekarang ini. Ilmu untuk meningkatkan elektoral partai itu sudah ada ilmunya, tinggal nanti tambah-tambah sedikit.”

“Insyaallah PAN ini siap betul, sangat siap, untuk menghadapi 2029 mendatang,” tambah Zulhas.

“Jadi siap-siap saja nomor 3, nomor 4 kita salip,” pungkasnya.
menargetkan partainya menempati posisi ketiga atau keempat pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

“Sekarang kita berhasil naik satu tingkat, insyaallah nanti 2029 kita nomor tiga atau empat,” kata Zulhas.

Adapun partai berlambang matahari putih dengan latar biru itu berada di peringkat kedelapan pada Pemilu 2024.

Dia meminta kader PAN tidak merasa minder untuk merealisasikan hal itu.

Menurutnya, kalau partai lain bisa bekerja keras, partainya juga bisa melakukan yang lebih dari itu.

“Yang lain sehat, kita lebih sehat, insyaallah saudara-saudara. Saya meyakini sekurang-kurangnya saudara-saudara kita bisa nomor empat 2029 mendatang,” tegasnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Ekonominews.com dan Infofinansial.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Hello.id dan Heijakarta.com

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

Anggaran DPR RI 2025 Meningkat, Biaya Jabatan Rp240 Juta
Pola Korupsi Migas: Dari Kebijakan Pertamina ke Garasi Riza Chalid
KPK dan DPR Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji, BPK Hitung Kerugian Rp1 T
Sugiono Jadi Sekjen Gerindra, Prabowo Umumkan Struktur Partai 2025–2030
KPK Sebut Tak Pernah Diundang Ikut Pembahasan DIM RUU KUHAP Pemerintah
Presiden Prabowo Subianto Beri Sinyal Hijau: Semua Menteri Lolos dari Ancaman Reshuffle Kabinet
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Pengamat Sebut Sesuai Regulasi dan Kebutuhan Tugas Kedinasan Soal Penggunaan Jet oleh Ketua KPU Dibiayai Negara

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:55 WIB

Anggaran DPR RI 2025 Meningkat, Biaya Jabatan Rp240 Juta

Jumat, 15 Agustus 2025 - 08:33 WIB

Pola Korupsi Migas: Dari Kebijakan Pertamina ke Garasi Riza Chalid

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:15 WIB

KPK dan DPR Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji, BPK Hitung Kerugian Rp1 T

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Sugiono Jadi Sekjen Gerindra, Prabowo Umumkan Struktur Partai 2025–2030

Jumat, 18 Juli 2025 - 08:36 WIB

KPK Sebut Tak Pernah Diundang Ikut Pembahasan DIM RUU KUHAP Pemerintah

Berita Terbaru