Hubungan Mimpi Buruk di Usia Paruh Baya dengan Demensia Menurut Centre for Human Brain Health

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 11 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mimpi buruk yang muncul di usia paruh baya mungkin bukan sekadar kembang tidur. (Pexels.com/cottonbro)

Mimpi buruk yang muncul di usia paruh baya mungkin bukan sekadar kembang tidur. (Pexels.com/cottonbro)

INFOEKSPRES.COM – Mimpi buruk yang muncul di usia paruh baya mungkin bukan sekadar kembang tidur.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Sebuah studi dalam jurnal The Lancet mengungkap keterkaitan antara mimpi buruk di usia paruh baya dengan demensia.

Studi yang dipimpin Dr Abidemi Otaiku dari Centre for Human Brain Health di University of Birmingham ini melibatkan lebih dari 600 orang dewasa di Amerika Serikat sebagai partisipan.

Selama studi berlangsung, para partisipan menjawab pertanyaan mengenai kesehatan fisik dan psikologis mereka.

Beberapa di antaranya berkisar mengenai seberapa stres para partisipan dan seberapa tinggi kadar stres serta kecemasan mereka.

Hasil studi menunjukkan, orang-orang berusia paruh baya, yaitu 35-64 tahun, yang sering bermimpi buruk saat tidur memiliki kemungkinan lebih besar terdiagnosis demensia di kemudian hari.

Hubungan antara mimpi buruk dan demensia tetap terlihat kuat meski faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi kemunculan mimpi buruk dikesampingkan.

Seperti diketahui, salah satu faktor yang memengaruhi kemunculan mimpi buruk adalah kadar stres, kecemasan, atau depresi.

Semakin berat masalah-masalah tersebut, semakin sering pula mimpi buruk muncul.

“Ini mengindikasikan, mimpi dan demensia mungkin memiliki hubungan langsung pada sebagian orang,” ujar Dr Otaiku seperti dilansir dari laman HullLive, Senin 26 September 2022.

Dr Otaiku mengatakan, bagian otak yang meregulasi emosi di saat tubuh terjaga juga berperan dalam meregulasi emosi saat tubuh tertidur.

Karena itu, mimpi buruk yang muncul sebelum demensia terjadi bisa saja disebabkan neurodegenerasi pada bagian otak tersebut, yang biasanya berperan menurunkan emosi negatif di saat tubuh terjaga dan tidur.

“Kondisi ini bisa menyebabkan depresi dan kecemasan di saat terjaga, dan mimpi buruk di malam hari,” pungkas Dr Otaiku.

Menurut Dr Otaiku, mimpi buruk merupakan kondisi yang bisa diobati.

Bila mimpi buruk terkait demensia diobati, ada kemungkinan kemunculan demensia di kemudian hari bisa diperlambat atau bahkan dicegah.

“Teori saya, mimpi buruk yang berulang pada sebagian orang dewasa merupakan gejala penyakit Alzheimer atau demensia lain yang paling awal.”

“Yang bisa muncul beberapa tahun atau dekade sebelum masalah ingatan dan berpikir muncul,” ungkap Dr Otaiku.

Menurut Dr Otaiku, hanya sebagian kecil dari mimpi buruk yang mungkin berkaitan dengan demensia.

Mimpi buruk juga bisa disebabkan oleh beberapa faktor lain seperti stres, suasana hati yang muram, atau kecemasan.

Oleh karena itu, Dr Otaiku menyarankan orang-orang yang mengalami mimpi buruk tak perlu merasa khawatir yang berlebihan.***

Berita Terkait

Platform Top Up Game Termurah dengan Pilihan Lengkap
Dari Jakarta Creative Hub, Gagasan Anak Muda Ini Jadi Platform Nasional
Pigmentasi Bibir Hilang Perlahan, Berkat 4 Bahan Alami Sederhana
Ngopi Jalan Terus, Senyum Tetap Putih: Ini 3 Pasta Gigi Andalan
Inilah 5 Khasiat dan Manfaat Jeruk Purut untuk Kesehatan Jasmani Termasuk Meningkatkan Kualitas Tidur
Samsung Galaxy A05 4/64GB: Harga Terbaik di Flash Sale 11.11 Blibli
Catokan Repit P Curling Iron Pengeriting Rambut: Curling Tanpa Ribet, Hasil Natural Seperti di Salon! Temukan Keunggulannya
Raih Promo KODAI DOOR di Indo Build Tech 2024: Pintu Baja dan Engineering Door Estetik

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 18:59 WIB

Platform Top Up Game Termurah dengan Pilihan Lengkap

Jumat, 31 Oktober 2025 - 15:10 WIB

Dari Jakarta Creative Hub, Gagasan Anak Muda Ini Jadi Platform Nasional

Senin, 8 September 2025 - 06:41 WIB

Pigmentasi Bibir Hilang Perlahan, Berkat 4 Bahan Alami Sederhana

Rabu, 3 September 2025 - 07:02 WIB

Ngopi Jalan Terus, Senyum Tetap Putih: Ini 3 Pasta Gigi Andalan

Senin, 16 Desember 2024 - 13:58 WIB

Inilah 5 Khasiat dan Manfaat Jeruk Purut untuk Kesehatan Jasmani Termasuk Meningkatkan Kualitas Tidur

Berita Terbaru