Fakta yang Sesungguhnya, Sekedar Isi Konten Media Sosial, atau Pengalihan Isu Sentral

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 1 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Sosial Media. (Pexels.com/pixabay)

Ilustrasi Sosial Media. (Pexels.com/pixabay)

INFOEKSPRES.COM – Antara demi mengisi konten (isi) medsos untuk panjat sosial (pansos) dan pengalihan isu sentral nasional setipis kulit bawang.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Perhatikan saja isu mendadak ratusan anak-anak diberitakan mati lantaran ginjal sehingga mengemuka ratusan jenis obat dianggap sebagai penyebab gagal ginjal beredar luas.

Terasa aneh saja, mengapa baru Oktober 2022 muncul? Kemana BPOM selama ini sehingga kebobolan sehingga ratusan anak-anak penerus masa depan harus mati karena menderita gagal ginjal.

Kehebohan segera sirna begitu sang Presiden memerintahkan Menkes untuk bertindak terhadap obat yang mungkin sudah puluhan tahun beredar dengan nama-nama bekennya.

Heboh ginjal setelah sebelumnya nyaris 200 orang tewas lantaran disemprot bak menghalau serangga di ladang pertanian sehingga tewas terinjak-injak dan menderita sesak nafas di area terbatas Stasiun Sepakbola Kanjuruhan, Malang.

Ini bukan hoax atau demi konten pansos. Tapi nyata-nyata di lapangan. Terjadi rada-rada tipis, setipis kulit bawang antara by design dan uncontrollable.

Begitu pula sebelumnya seorang Brigadir Polisi Josua harus tewas ditembak timah panas sang Jénderal.

Pasti bukan demi konten atau pengalihan isu besar yang sebenarnya ada untuk ditutup-tutupi.

Masyarakat pun mungkin saja itu mengira bahwa penahanan seorang artis oleh pihak Kejaksaan mungkin saja demi konten dan pengalihan isu. Mengapa begitu?

Bukankah baru saja mencuat kebijakan kenaikan harga BBM? Bukankah baru saja dibubarkan Satgassus Merah Putih(?) demi pengalihan isu rekening 303 yang konotasi mafia perjudian online dan off line?

Menurut Rocky Gerung pabrik isu berada dari Monas. Untuk sementara sebaiknya mari kita amati. Saat ini adalah menjelang perhelatan nasional Pemilu.

Perhatian masyarakat tengah diarahkan dengan memakai kekuatan angin tertentu. Tujuannya adalah demi membuat rasa tenang, aman dan nyaman.

Itu sebabnya jangan heran bila ada penggugat Ijasah Palsu perlu diamankan, perlu ada orang stres mencoba masuk ke Ring-1 dan perlu ada kehebohan artis yang melapor KDRT untuk segera berdamai.

Dan seterusnya dan seterusnya. Semua mirip demi konten dan pengalihan isu penting di negeri ini.

Oleh: Suta Widhya SH, Pengacara Rakyat. ***

Berita Terkait

Anggaran DPR RI 2025 Meningkat, Biaya Jabatan Rp240 Juta
Pola Korupsi Migas: Dari Kebijakan Pertamina ke Garasi Riza Chalid
KPK dan DPR Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji, BPK Hitung Kerugian Rp1 T
Sugiono Jadi Sekjen Gerindra, Prabowo Umumkan Struktur Partai 2025–2030
KPK Sebut Tak Pernah Diundang Ikut Pembahasan DIM RUU KUHAP Pemerintah
Presiden Prabowo Subianto Beri Sinyal Hijau: Semua Menteri Lolos dari Ancaman Reshuffle Kabinet
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Pengamat Sebut Sesuai Regulasi dan Kebutuhan Tugas Kedinasan Soal Penggunaan Jet oleh Ketua KPU Dibiayai Negara

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:55 WIB

Anggaran DPR RI 2025 Meningkat, Biaya Jabatan Rp240 Juta

Jumat, 15 Agustus 2025 - 08:33 WIB

Pola Korupsi Migas: Dari Kebijakan Pertamina ke Garasi Riza Chalid

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:15 WIB

KPK dan DPR Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji, BPK Hitung Kerugian Rp1 T

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Sugiono Jadi Sekjen Gerindra, Prabowo Umumkan Struktur Partai 2025–2030

Jumat, 18 Juli 2025 - 08:36 WIB

KPK Sebut Tak Pernah Diundang Ikut Pembahasan DIM RUU KUHAP Pemerintah

Berita Terbaru