Gagal Ginjal pada Anak, Puan Maharani: Jangan Tunggu Jatuhnya Korban Jiwa, baru Bergerak

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 25 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPR RI Puan Maharani. (Dok. Dpr.go.id)

Ketua DPR RI Puan Maharani. (Dok. Dpr.go.id)

INFOEKSPRES.COM – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait lemahnya deteksi dini terhadap gangguan ginjal akut pada anak.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Hal ini lantaran maraknya kasus gagal ginjal akut akibat obat sirup yang mengandung bahan kimia adalah Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang mendera lebih dari 200 anak Indonesia.

“Dengan adanya kasus gagal ginjal akut pada anak, Indonesia harus melakukan transformasi sektor Kesehatan. Adanya kasus-kasus yang ditemukan di negara lain semestinya menjadi pemicu untuk dilakukannya deteksi dini di Indonesia.”

“Bukan justru menunggu jatuhnya korban jiwa, baru bergerak melakukan penelitian,” kata Puan dalam keterangan persnya yang diterima, Jumat 21 Oktober 2022.

Pemerintah sebelumnya sudah menginstruksikan pelarangan sementara penjualan dan penggunaan obat anak dalam bentuk cair yakni Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang merupakan bahan kimia pelarut.

Bahan ini digunakan sebagai pengganti propilen glikol yang digunakan pabrik farmasi sebagai pelarut dalam obat-obatan umum seperti paracetamol.

Dari pengumuman yang disampaikan BPOM, ada 5 obat sirup anak yang tercemar etilen glikol (EG) sehingga harus ditarik peredarannya karena kandungan EG-nya melebihi ambang batas aman.

Puan pun meminta pengawasan terhadap produksi obat semakin diperketat.

“Apabila ada kelalaian dari pihak produsen obat, harus diusut tuntas sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Puan juga mendorong pemerintah daerah untuk bergerak cepat melakukan deteksi dini dan siaga dalam melayani pasien anak dengan gagal ginjal akut.

Apalagi, sejumlah daerah belum memiliki layanan cuci darah untuk anak atau hemodialisa yang terbatas.

Seluruh pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, diminta melengkapi seluruh layanan kesehatan dengan fasilitas dan alat kesehatan yang memadai untuk penanganan kasus gagal ginjal akut anak.

“Buktikan bahwa pemerintah pusat dan daerah betul-betul peduli pada persoalan kesehatan masyarakat dan kualitas hidup rakyat,” tutup legislator dapil Jawa Tengah V itu. ***

Berita Terkait

Platform Top Up Game Termurah dengan Pilihan Lengkap
Dari Jakarta Creative Hub, Gagasan Anak Muda Ini Jadi Platform Nasional
Pigmentasi Bibir Hilang Perlahan, Berkat 4 Bahan Alami Sederhana
Ngopi Jalan Terus, Senyum Tetap Putih: Ini 3 Pasta Gigi Andalan
Inilah 5 Khasiat dan Manfaat Jeruk Purut untuk Kesehatan Jasmani Termasuk Meningkatkan Kualitas Tidur
Samsung Galaxy A05 4/64GB: Harga Terbaik di Flash Sale 11.11 Blibli
Catokan Repit P Curling Iron Pengeriting Rambut: Curling Tanpa Ribet, Hasil Natural Seperti di Salon! Temukan Keunggulannya
Raih Promo KODAI DOOR di Indo Build Tech 2024: Pintu Baja dan Engineering Door Estetik

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 18:59 WIB

Platform Top Up Game Termurah dengan Pilihan Lengkap

Jumat, 31 Oktober 2025 - 15:10 WIB

Dari Jakarta Creative Hub, Gagasan Anak Muda Ini Jadi Platform Nasional

Senin, 8 September 2025 - 06:41 WIB

Pigmentasi Bibir Hilang Perlahan, Berkat 4 Bahan Alami Sederhana

Rabu, 3 September 2025 - 07:02 WIB

Ngopi Jalan Terus, Senyum Tetap Putih: Ini 3 Pasta Gigi Andalan

Senin, 16 Desember 2024 - 13:58 WIB

Inilah 5 Khasiat dan Manfaat Jeruk Purut untuk Kesehatan Jasmani Termasuk Meningkatkan Kualitas Tidur

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB