Home / Ekonomi

Selasa, 24 Mei 2022 - 10:08 WIB

PMK Ternak di Tanah Air Sudah Menyebar di 15 Provinsi, Ini Kata Mentan Syahrul Yasin Limpo

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. (Instagram.com/@syasinlimpo)

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. (Instagram.com/@syasinlimpo)

INFO EKSPRES РKementerian Pertanian melaporkan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap hewan ternak di Tanah Air tersebar di 15 provinsi.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menuturkan virus PMK terdampak kepada 3.910.310 ekor ternak dengan tingkat kematian 0,36 persen.

Menurut Syahrul, berdasarkan data pelaporan penyebaran PMK di Indonesia hingga 17 Mei 2022 menunjukkan bahwa telah terdeteksi PMK ada di sebanyak 15 provinsi dan 52 kabupaten-kota.

Baca Juga :  Pertamina Diminta untuk Tingkatkan Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

“Total populasi ternak dari 15 provinsi itu yaitu 13,8 juta ekor.”

“Jumlah ternak yang terdampak sebanyak 3,9 juta ekor,” tutur Syahrul dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR, di Jakarta, Senin 23 Mei 2022.

15 provinsi yang terdampak antara lain, Aceh 47.802 ekor, Bangka Belitung 10.347 ekor, Banten 678 ekor, DIY 55.490 ekor, Jawa Barat 165.319 ekor, Jawa Tengah 689.319 ekor, Jawa Timur 1.941.131 ekor.

Baca Juga :  3 Kali Pemanggilan Kasus Merek Beras, Wilmar Padi Indonesia Tak Penuhi Agenda Pemeriksaan

Berikutnya, Kalimantan Barat 14.186 ekor, Kalimantan Selatan 71.831 ekor, Kalimantan Tengah 26.993 ekor.

Lampung 24.175 ekor, Nusa Tenggara Barat 363.770 ekor, Sumatera Barat 151.660 ekor, Sumatera Selatan 1.281 ekor, dan Sumatera Utara 346.179 ekor.

Bila dilihat dari total populasi hewan ternak di 15 provinsi tersebut yang sebanyak 13.810.749 ekor, sebanyak 3.910.310 ekor terdampak penyakit PMK.

Jadi dari total yang terdampak, sebanyak 13.965 ekor positif terinfeksi PMK berdasarkan uji PCR laboratorium atau sekitar 0,36 persen dari total yang terdampak.

Baca Juga :  Anis Byarwati Ungkap Alasan Minta Pemerintah Tinjau Kembali Right Issue PT Waskita Karya

Sementara itu, total hewan yang sakit tersebut sebanyak 2.630 ekor atau 18,83 persennya telah sembuh dan sebanyak 99 ekor atau 0,71 persennya mati.

Sebagai informasi, Penyakit Mulut dan Kuku menyerang hewan ternak berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing, domba, dan babi.

Penularan PMK cukup cepat yaitu melalui kontak langsung, melalui udara atau airborne.***

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Pertamina Diminta untuk Tingkatkan Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

Ekonomi

Tinjau Modern Rice Milling Plant Karawang, Puan Harap Bulog Bisa Serap Hasil Tani

Ekonomi

Skandal Cadangan Devisa, Dimana Oligarki Taipan SDA Menyimpan Uang Mereka?

Ekonomi

Izin Tinggal WNA Dipermudah, Alasan Pemerintah untuk Pulihkan Iklim Investasi

Ekonomi

Harga Pakan Ternak Sudah Terlalu Tinggi, Asosiasi Peternak Ayam Minta Turunkan Harga

Ekonomi

Anis Byarwati Ungkap Alasan Minta Pemerintah Tinjau Kembali Right Issue PT Waskita Karya

Ekonomi

Pemerintah Terbitkan PP 28 Tahun 2022 Sebagai Akselerasi Pengurusan Piutang Negara

Ekonomi

3 Kali Pemanggilan Kasus Merek Beras, Wilmar Padi Indonesia Tak Penuhi Agenda Pemeriksaan