Steel Architectural Awards ASEAN 2026 telah Dilansir sebagai Ajang yang Mengapresiasi Karya Arsitektur yang Abadi di ASEAN

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINGAPURA, 2 Desember 2025 /PRNewswire/ — Ajang Steel Architectural Awards ASEAN 2026 resmi diluncurkan dalam sebuah simposium yang berlangsung di Jakarta pada 27 November lalu dengan tema "Shaping Resilient Futures: Timeless Design with Coated Steel." Simposium ini dihadiri sekitar 190 perwakilan industri dari lima negara ASEAN dan Australia sehingga menjadi forum dialog bagi para pemimpin desain arsitektur. Peluncuran tersebut mendapat sambutan antusias sehingga membuka jalan bagi penyelenggaraan ajang penghargaan yang lebih inspiratif pada 2026.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah edisi perdana sukses digelar pada 2024 dengan lima pemenang terbaik dari berbagai negara ASEAN, Steel Architectural Awards ASEAN 2026 ingin meningkatkan standar keunggulan karya arsitektur yang memanfaatkan material baja.

"Kami gembira meluncurkan Steel Architectural Awards ASEAN 2026 di Indonesia, sebuah negara yang memiliki kekayaan dan pengaruh warisan desain. Kami juga mendapat kehormatan untuk menyambut banyak rekan terkemuka dari seluruh kawasan yang mengusung semangat yang sama, yakni mewujudkan keunggulan desain dengan solusi baja," ujar Ar. Georgius Budi Yulianto, Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), salah satu pihak penyelenggara Steel Architectural Awards ASEAN 2026.

BlueScope mengadakan Steel Architectural Awards ASEAN 2026 bersama sejumlah institusi terkemuka: The Association of Siamese Architects under Royal Patronage (ASA), Thailand, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), University of Architecture Ho Chi Minh City (UAH), Vietnam, Universiti Teknologi Malaysia (UTM), serta AustCham Singapore.

Sejumlah sosok terkemuka telah ditunjuk para mitra untuk menjadi dewan juri yang akan menyeleksi karya terbaik dan para pemenang. Dewan juri terdiri atas: Ar. Asae Sukhyanga, President, ASA; Ar. Firman Setia Herwanto, Wakil Ketua Umum IAI; Ar. Dr. Truong Nguyen Hoang Long, Head, Division of Environment and Sustainable Design, UAH; Ar. Dr. Serina Hijjas, PrincipalHijjas Kasturi Associates Sdn. Bhd., Malaysia; serta Ar. Geoff Croker, Principal, fjcstudio, Australia.

"Melanjutkan kesuksesan edisi 2024, Steel Architectural Awards ASEAN 2026 akan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para arsitek di empat negara ASEAN—termasuk Thailand—yang ingin mempelajari praktik terbaik di pasar global, mendorong kreativitas, dan menampilkan ‘desain abadi’ yang dibuat dengan material bangunan berkualitas tinggi," kata Ar. Asae Sukhyanga, President, ASA.

Steel Architectural Awards ASEAN 2026 memiliki empat kategori: Industri; Komersial; Hunian; serta Institusi, Publik & Lainnya. Kompetisi terbuka untuk proyek bangunan di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam yang menggunakan solusi baja dari BlueScope.

"Produk BlueScope telah meraih kepercayaan berbagai klien di seluruh ASEAN. Para klien ini mengembangkan banyak struktur yang paling indah, inovatif, dan tahan lama di ASEAN. Untuk itu, ajang penghargaan ini mengapresiasi pencapaian klien dan memperkuat kolaborasi kami dengan komunitas desain di Australia guna meningkatkan pertukaran pengetahuan, inovasi, dan pengembangan profesional di seluruh kawasan," ujar Connell Zhang, Chief Executive, NS BlueScope dan BlueScope China.

Informasi selengkapnya: https://www.nsbluescope.com/asean/en/news/steel-architecture-awards-asean-2026 

Berita Terkait

Hollyland Luncurkan Pyro 7 Ultra, Sistem Monitoring Nirkabel All-in-One untuk Kebutuhan Produksi Film Profesional
PARSOL® Shield Raih Izin FDA, dsm-firmenich Hadirkan Inovasi Baru untuk Perlindungan Kulit dari Sinar Matahari di AS
Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara
Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”
Laporan Terbaru Ungkap Sebagian Besar Keterlambatan Penanganan Stroke di Indonesia Terjadi Sebelum Pasien Tiba di Rumah Sakit yang Tepat
KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum
Texas Cardiac Arrhythmia Institute di St. David’s Medical Center menjadi institusi pertama di AS yang berpartisipasi dalam uji coba sistem pemetaan inovatif dan ablasi medan listrik berdenyut
Sceye dan SoftBank Corp. Selesaikan Demonstrasi Konektivitas Stratosfer di Jepang, Memajukan Komersialisasi HAPS

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 13:00 WIB

Hollyland Luncurkan Pyro 7 Ultra, Sistem Monitoring Nirkabel All-in-One untuk Kebutuhan Produksi Film Profesional

Kamis, 3 September 2026 - 10:37 WIB

PARSOL® Shield Raih Izin FDA, dsm-firmenich Hadirkan Inovasi Baru untuk Perlindungan Kulit dari Sinar Matahari di AS

Kamis, 3 September 2026 - 08:00 WIB

Program dukungan kesehatan mental bagi ibu hamil dan menyusui memenangkan tantangan senilai €2,6 juta untuk meningkatkan kesejahteraan para orang tua di Asia Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 07:13 WIB

Zendure Perkenalkan Agentic HEMS di IFA 2026: “Pusat Energi Rumah di Era AI”

Kamis, 3 September 2026 - 03:00 WIB

KONE Indonesia menetapkan standar baru di industri sebagai perusahaan pertama yang meraih Sertifikasi Green Label Platinum

Berita Terbaru