Home / Ekonomi

Kamis, 22 September 2022 - 11:54 WIB

Tinjau Modern Rice Milling Plant Karawang, Puan Harap Bulog Bisa Serap Hasil Tani

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani meninjau unit Modern Rice Milling Plant (MRMP). (Dok. Dpr.go.id)

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani meninjau unit Modern Rice Milling Plant (MRMP). (Dok. Dpr.go.id)

INFO EKSPRES – Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani meninjau unit Modern Rice Milling Plant (MRMP) di Karawang, Jawa Barat.

MRMP yang dibangun Perum Bulog  ini  berfungsi sebagai penjamin ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas harga pangan merupakan fasilitas penggilingan padi/gabah modern.

Dalam keterangan resmi yang diperoleh, Rabu 21 September 2022, Puan hadir di MRMP Karawang hari ini bersama sejumlah anggota DPR RI yakni Ketua Komisi IV DPR Sudin.

Ketua Komisi V DPR Lasarus, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Diah Pitaloka, Anggota Komisi IV DPR Riezky Aprilia, dan Anggota Komisi VI DPR dr. H. Mufti Aimah Nurul Anam.

Baca Juga :  Selama Lebaran, Uang Beredar di Lini Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Capai Rp72 Triliun

Rombongan DPR diterima oleh Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso beserta jajarannya.

Didampingi Budi Waseso, Puan melihat proses pengolahan beras modern di MRMP. Mulai dari proses gabah panen, pengeringan sampai proses gabah menjadi beras dan packing.

MRMP menjual beras-beras premium dari berbagai kemasan, termasuk untuk ukuran 5 kg.

Puan pun memberikan dukungannya kepada Bulog atas upaya yang dilakukan dalam membantu petani dalam negeri lewat MRMP.

Ia berharap agar ada peningkatan penyerapan hasil produksi tani dalam pendistribusian beras nasional.

“MRMP ini harus turut bisa menyerap hasil panen sekitar agar petani turut merasakan manfaat dari penggunaan teknologi modern oleh Bulog,” ujar Puan.

Baca Juga :  Merger Antar Perguruan Tinggi Jadi Solusi untuk Atasi Perguruan tinggi Swasta yang Tak Sehat

Ia menambahkan, ketahanan pangan akan dapat diwujudkan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

Seperti, kata Puan, dengan pembangunan MRMP yang dilakukan oleh Bulog saat ini di sejumlah daerah.

Sementara itu Budi Waseso menyebut, pembangunan infrastruktur MRMP bertujuan untuk membantu petani dan menyederhanakan alur proses pengolahan beras yang terpusat dalam fasilitas pengolahan gabah hasil panen.

Adapun sistem pengolahan beras di MRMP berbasis teknologi modern yang terdiri dari mesin pengering (dryer) serta unit penggilingan padi (RMU) sebagai mesin konversi gabah menjadi beras dengan dilengkapi teknologi penyortir warna (color sorter).

Baca Juga :  3 Kali Pemanggilan Kasus Merek Beras, Wilmar Padi Indonesia Tak Penuhi Agenda Pemeriksaan

“Satu unit MRMP Bulog seperti yang di Karawang ini dilengkapi dengan mesin pengering berkapasitas 120ton/hari, RMU berkapasitas 6 ton/jam dan 3 unit SILO berkapasitas simpan 2.000 ton,” jelas Budi Waseso.

Untuk diketahui, progres investasi proyek MRMP di Karawang siap beroperasi pada Oktober 2022.

Dengan adanya penguatan infrastruktur melalui MRMP ini, diharapkan Bulog menjadi BUMN Pangan yang dapat menjalankan penugasan pemerintah dengan baik dalam melaksanakan produksi, pengadaan, dan penyimpanan beras.

Selain itu untuk pendistribusian pangan pokok yang ditetapkan oleh pemerintah. ***

Share :

Baca Juga

Ekonomi

3 Kali Pemanggilan Kasus Merek Beras, Wilmar Padi Indonesia Tak Penuhi Agenda Pemeriksaan

Ekonomi

Izin Tinggal WNA Dipermudah, Alasan Pemerintah untuk Pulihkan Iklim Investasi

Ekonomi

Pertamina Diminta untuk Tingkatkan Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

Ekonomi

PMK Ternak di Tanah Air Sudah Menyebar di 15 Provinsi, Ini Kata Mentan Syahrul Yasin Limpo

Ekonomi

Harga Pakan Ternak Sudah Terlalu Tinggi, Asosiasi Peternak Ayam Minta Turunkan Harga

Ekonomi

Pemberdayaan Sektor UMKM Dapat Dorong Pertumbuhan Perekonomian Nasional

Ekonomi

Menparekraf Sandiaga Uno Lakukan Visitasi, 50 Desa Wisata Terbaik Sudah Dipilih

Ekonomi

Skandal Cadangan Devisa, Dimana Oligarki Taipan SDA Menyimpan Uang Mereka?