INFOEKSPRES.COM – Pelepasan ekspor manggis varietas Wanayasa mewarnai Festival Manggis Purwakarta 2023 di kawasan Kebon Ambu, Desa Parakan Garokgek Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Festival Manggis tahun ini merupakan penyelenggaraan keempat kalinya, setelah dua tahun absen karena pandemi COVID-19,” kata Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, usai menghadiri Festival Manggis di Purwakarta, Sabtu 11 Maret 2023.
Ia menyampaikan festival manggis ini telah dijadikan agenda tetap dalam kalender tahunan pariwisata unggulan Purwakarta, untuk meningkatkan produk ekonomi kreatif terutama sub-sektor pertanian.
Baca Juga:
Hikvision Hadirkan Guanlan Encoding, Teknologi AI yang Pangkas Biaya Penyimpanan Video hingga 50%
SK Innovation E&S Memimpin Inovasi dalam Ekosistem Startup untuk Pemuda di Indonesia
CGTN: 75 Tahun Xizang: Harmoni Pembangunan dan Pelestarian Budaya Ciptakan “Keajaiban di Atap Dunia”
“Pada hari ini, dilaksanakan pula launching ekspor manggis varietas Wanayasa dengan volume ekspor sebanyak 500 ton.”
” Dimana jumlah total manggis yang diekspor ke China sebanyak 7 ton,” kata Bupati.
Baca Juga:
ZTE Rilis Laporan Keberlanjutan 2025, Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat AI
CGN Gelar “Open Day” Serentak di Lima Negara, Dorong Edukasi Energi Hijau dan Pertukaran Budaya
Dengan adanya kegiatan festival manggis ini diharapkan dapat menstimulus para petani manggis di Purwakarta, khususnya para petani yang memiliki komoditas manggis terbaik seperti di Kecamatan Wanayasa, Kiarapedes, Bojong dan Kecamatan Darangdan.
“Kami dari pemerintah daerah juga memberikan penghargaan kepada para petani manggis, pelaku ekonomi kreatif dan pengusaha yang telah membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Purwakarta,” katanya.
Menurut dia, dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, buah Manggis Wanayasa merupakan salah satu buah yang paling diminati oleh masyarakat global.
Setiap tahun permintaan ekspor manggis dari Purwakarta terus mengalami peningkatan signifikan.
Dikatakannya, pohon manggis di Purwakarta pada tahun 2022 tercatat standing crop-nya (tanaman yang sudah berdiri) sebanyak 166.268 pohon, meliputi tanaman produktif menghasilkan 17.158 pohon, tanaman belum menghasilkan sebanyak 84.656 pohon, dan tanaman tua atau rusak ada 64.454 pohon.
“Jika dikonversikan ke dalam satuan hektare, maka standing crop tanaman manggis ini adalah 1.662,68 hektare,” katanya.
Untuk produksi manggis di Purwakarta pada tahun 2022 mencapai 4.361,7 ton dari Januari sampai akhir Februari, dan tercatat telah melepas ekspor manggis sebanyak 500 ton ke China.
Sementara itu, selain pelepasan ekspor manggis ke China, sejumlah kegiatan turut memeriahkan festival tersebut.
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
Masyarakat yang hadir bisa mengikuti beberapa kegiatan Festival Manggis Purwakarta, seperti makan buah manggis gratis, bazar ekonomi kreatif, UMKM, dan makanan olahan petani Purwakarta, makan sayur bersama dan menikmati Penampilan Rita Tila dan The Prospect Band.***















