Tak Ikut Campur Parpol Soal Cawapres untuk Ganjar, Sandiaga Uno: Nanti Lihat Keputusan Pimpinan Partai

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 12 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. (Dok. Setkab.go.id)

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. (Dok. Setkab.go.id)

INFOEKSPRES.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyatakan dirinya akan menyerahkan semua keputusan pada petinggi Partai Persatuan Pembangunan.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Hal itu terkait pencalonan dirinya untuk mendampingi calon Presiden Ganjar Pranowo pada pelaksanaan Pemilu 2024.

“Nanti lihat dari keputusan pimpinan partai seperti apa yang digariskan,” kata Sandiaga Uno.

“Yang terpenting bertujuan agar membuat Indonesia negara maju,” katanya di Batang, Jawa Tengah, Sabtu sore, 10 Juni 2023.

Sandiaga Uno mengatakan dirinya tidak akan mencampuri urusan para pimpinan partai politik namun dirinya akan lebih fokus pada kepemimpinan bidang ekonomi kreatif.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: Soal Pertemuan Puan Maharani dengan AHY, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto: Dialog kan Sesuatu Hal yang Penting

Kendati demikian, dia merasa terhormat (atas dukungan pengasuh ponpes dan santri) agar jalan kepemimpinan ke depan memfokuskan pada pembangunan ekonomi karena masih banyak masyarakat masih mengalami tantangan.

“Saya ingin meningkatkan kesejahteraan melalui pembangunan ekonomi, khususnya penciptaan lapangan kerja”.

“Pemberdayaan UMKM, dan pengendalian harga termasuk inflasi yang selama ini sukses dilakukan oleh pemerintah,” kata Sandiaga Uno.

Jadi konsep poros percepatan pembangunan ini, kata Sandiaga Uno adalah bagaimana ekonomi harus diutamakan untuk menjadi pemikiran kepemimpinan Indonesia ke depan.

Karena saat ini tinggal 13 tahun hingga 15 tahun menuju “Indonesia Emas” pada 2045.

“Modal kita adalah demografi yang harus dipastikan dan diwujudkan,” katan Sandiaga Uno.***

Berita Terkait

Anggaran DPR RI 2025 Meningkat, Biaya Jabatan Rp240 Juta
Pola Korupsi Migas: Dari Kebijakan Pertamina ke Garasi Riza Chalid
KPK dan DPR Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji, BPK Hitung Kerugian Rp1 T
Sugiono Jadi Sekjen Gerindra, Prabowo Umumkan Struktur Partai 2025–2030
KPK Sebut Tak Pernah Diundang Ikut Pembahasan DIM RUU KUHAP Pemerintah
Presiden Prabowo Subianto Beri Sinyal Hijau: Semua Menteri Lolos dari Ancaman Reshuffle Kabinet
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Pengamat Sebut Sesuai Regulasi dan Kebutuhan Tugas Kedinasan Soal Penggunaan Jet oleh Ketua KPU Dibiayai Negara

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:55 WIB

Anggaran DPR RI 2025 Meningkat, Biaya Jabatan Rp240 Juta

Jumat, 15 Agustus 2025 - 08:33 WIB

Pola Korupsi Migas: Dari Kebijakan Pertamina ke Garasi Riza Chalid

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:15 WIB

KPK dan DPR Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji, BPK Hitung Kerugian Rp1 T

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Sugiono Jadi Sekjen Gerindra, Prabowo Umumkan Struktur Partai 2025–2030

Jumat, 18 Juli 2025 - 08:36 WIB

KPK Sebut Tak Pernah Diundang Ikut Pembahasan DIM RUU KUHAP Pemerintah

Berita Terbaru