INFOEKSPRES.COM – Elektabilitas Paslon capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Jawa Timur sebesar 60,1% dengan tren yang terus naik.
Hal itu terungkap dari hasil survei terbaru Poltracking Indonesia bertajuk ‘Peta Suara Pilpres di Provinsi Penentu: Siapa Pemenang di Jawa Timur?’ yang diliris pada Selasa (6/2/2024).
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Sunwoda Luncurkan Motorcycle Ultra-Fast Charging Battery: Daya Baterai Terisi 80% dalam 20 Menit
Daesang Tampil sebagai Pemimpin Industri Makanan Global di Ajang THAIFEX-Anuga Asia 2026

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan survei yang digelar selama 25-31 Januari tersebut, Prabowo-Gibran mengungguli dua paslon lainnya.
Yaitu Ganjar-Mahfud serta Anies-Muhaimin yang masing-masing memperoleh 17.2% dan 14.9% suara
“Tren pergerakan elektoral Prabowo Subianto di Jawa Timur konsisten mengalami tren kenaikan sejak Juni 2023.
Baca Juga:
CGTN: Tiongkok dan AS Sepakati Visi Baru, Dorong “Hubungan Lebih Stabil dan Konstruktif”
Infrastruktur Digital Mempercepat Transformasi Cerdas di Industri Perkeretaapian
“Kenaikan signifikan terjadi dari rentang September 2023 ke Januari 2024 (19.5%).”
Baca artikel lainnya di sini : Diisukan Sakit Padahal Enerjik di Tengah-tengah Rakyat, Lagi-lagi Prabowo Subianto Jadi Korban Hoaks, Diisukan Sakit
“Dimana dalam rentang tersebut Prabowo Subianto dipastikan berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka,” tulis Poltracking Indonesia dalam papara hasil surveinya.
Survei itu juga mengungkap tren elektabilitas paslon Anies-Muhaimin cenderung stabil sementara paslon 3 Ganjar-Mahfud mengalami penurunan.
Lihat juga konten video, di sini : Wiranto Dukung Prabowo Subianto karena Sisa Hidupnya Tinggal untuk Mengabdi kepada Rakyat Indonesia
Kekuatan elektabilitas paslon Koalisi Indonesia Maju (KIM) itu tersebar pada pemilih di wilayah Arek, Mataraman, Tapal Kuda dan Pantura.
Sementara, pemilih Madura kompetitif antara Anies-Muhaimin
dan Prabowo-Gibran.
Poltracking Indonesia menggelar surveinya di 11 Daerah Pemilihan (Dapil) DPR RI Jawa Timur terhadap 8000 responden.
Metode survei berupa stratified multistage random sampling dengan margin of error +/- 1,1 persen pada tingkat kepercayaan 95%.
Pengambilan sampel pada setiap dapil memperhatikan keterwakilan seluruh kecamatan yang ada di dapil tersebut dengan tetap mempertimbangkan proporsi DPT di setiap kabupaten/kota.
Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Cekfaktanya.com dan Haiup.com.***












