Berikut Ini Spesifikasi Pesawat Latih G-36 Milik TNI AL yang Jatuh di Selat Madura Jatim

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 8 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat Latih G-36 Jatuh di Selat Madura. (Pexels.com/Pixabay)

Pesawat Latih G-36 Jatuh di Selat Madura. (Pexels.com/Pixabay)

INFO EKSPRES – Pesawat latih jenis G-36 Bonanza T-2503 milik TNI AL dilaporkan telah jatuh di perairan Selat Madura, Jawa Timur, Rabu 7 September 2022.Berikut spesifikasi pesawat G-36 Bonanza T-2503:

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Dikutip dari situs resmi Beechraft, Kamis (8/9/2022), G-36 Bonanza merupakan pesawat penerbangan umum asal Amerika Serikat yang diperkenalkan pada 1947.

Pesawat ini diproduksi oleh Beech Aircraft Corporation of Wichita (Beechcraft) di Kansas, Amerika Serikat.

G-36 merupakan pesawat bermesin tunggal dengan enam tempat duduk. Hingga saat ini, pesawat tersebut masih terus diproduksi oleh Beechraft.

Pesawat ini memiliki panjang 8,38 meter dengan tinggi 2,62 meter. Lebar sayapnya mencapai 10,21 meter dengan area sayap 16,82 meter persegi.

Lebar interior pesawat mencapai 1,07 meter dengan tinggi 1,27 meter, sementara panjang interiornya berada di angka 3,84 meter.

Pesawat latih Beechcraft tipe Bonanza G-36 juga memiliki kabin yang lebih luas dari generasi sebelumnya.

Memiliki enam tempat duduk yang terdiri dari dua kursi untuk pilot dan copilot, serta empat kursi untuk penumpang.

Pesawat G-36 Bonanza juga mampu mencapai kecepatan 322 km/jam dengan jarak tempuh maksimal 1.704 km.

Tak hanya itu, ia juga ditenagai dengan teknologi kokpit terintegrasi mutakhir, GARMIN G1000 Nxi. Teknologi panel autopilot GMC 707 miliknya juga diklaim bisa memudahkan pilot.

Lebih lanjut, sistem elektronik Garmin GI 275 membuat pilotnya bisa mempertahankan tampilan klasik dari instrumen pesawat tersebut.

Namun, mereka juga bisa memperbaruinya ke tampilan modern dengan layar sentuh.

TNI AL sendiri mempunyai empat unit pesawat dengan jenis yang sama.

Tercatat, Bonanza resmi memperkuat TNI AL saat kepemimpinan KSAL Laksamana TNI Ade Supandi pada 2014. Serah terima pesawat ini dilakukan di Base Ops TNI AL Juanda, Surabaya.***

Berita Terkait

Presiden Prabowo Akhiri Lawatan Multilateral, Tinggalkan Paris untuk Kembali ke Jakarta
Prabowo Dianugerahi Tanda Kehormatan Tertinggi Peru
Transformasi Polri 2025: Dedi Prasetyo Naik Wakapolri, 61 Dimutasi
Runway Selaparang Disulap Jadi Area Parkir FORNAS VIII
Penyelidikan Kematian Diplomat Muda Diintensifkan, Prabowo Ambil Sikap
Indonesia dan Brasil Eratkan Hubungan Dagang, Pesan untuk Dunia Global
KPK Panas, Skandal Surat Istri Menteri UMKM Jadi Sorotan Nasional
Dari Jalan ke Penjara: Kepala Dinas Sumut Terseret Skandal Rp231 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 08:26 WIB

Presiden Prabowo Akhiri Lawatan Multilateral, Tinggalkan Paris untuk Kembali ke Jakarta

Selasa, 12 Agustus 2025 - 08:27 WIB

Prabowo Dianugerahi Tanda Kehormatan Tertinggi Peru

Rabu, 6 Agustus 2025 - 07:34 WIB

Transformasi Polri 2025: Dedi Prasetyo Naik Wakapolri, 61 Dimutasi

Kamis, 31 Juli 2025 - 05:50 WIB

Runway Selaparang Disulap Jadi Area Parkir FORNAS VIII

Sabtu, 26 Juli 2025 - 10:19 WIB

Penyelidikan Kematian Diplomat Muda Diintensifkan, Prabowo Ambil Sikap

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB