Dukungan untuk Prabowo Juga Datang dari Responden yang Tak Puas dengan Kinerja Presiden Jokowi

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 16 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo Bersama Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. (Dok. Setkab.go.id)

Presiden Joko Widodo Bersama Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. (Dok. Setkab.go.id)

INFOEKSPRES.COM – Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, mengungkapkan bahwa pemilih atau responden yang tidak puas dengan kinerja Presiden Jokowi cenderung mendukung Prabowo Subianto.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Pernyataan ini muncul dalam survei yang dilakukan oleh Charta Politika Indonesia dengan judul “Dinamika Elektoral Pascaisu Piala Dunia U-20 dan Deklarasi Batu Tulis”.

Hasil survei yang dirilis melalui saluran YouTube Charta Politika Indonesia di Jakarta pada hari Senin tersebut menunjukkan bahwa kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo mencapai 79,1 persen.

Survei yang dilakukan pada periode 2-7 Mei 2023 ini juga mengungkapkan menyebut angka ini merupakan yang tertinggi jika dibandingkan dengan hasil survei sebelumnya.

Berdasarkan survei tersebut, pemilih Prabowo sebagian besar masih berasal dari basis pemilih pada tahun 2019 yang cenderung tidak mendukung pemerintahan Jokowi.

Baca artikel menarik lainnya di sini: Hadir Bersama Prabowo di Acara Indonesia Bermunajat, Muhaimin Iskandar: Perbanyak Bacaan Shalawat

Survei ini juga memberikan jawaban terhadap pernyataan yang disampaikan oleh Jokowi dalam acara musyawarah relawan Jokowi beberapa waktu lalu.

Hasil survei menunjukkan bahwa tidak ada kebingungan di antara pemilih Jokowi-Ma’aruf mengenai pilihan mereka, seperti yang diinterpretasikan dalam acara tersebut.

Survei ini dilakukan dengan mewawancarai 1.220 responden yang berusia minimal 17 tahun atau memenuhi syarat sebagai pemilih, dan tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Metode yang digunakan dalam penentuan sampel adalah acak bertingkat (multistage random sampling), dengan tingkat toleransi kesalahan sekitar 2,82 persen.***

Berita Terkait

Anggaran DPR RI 2025 Meningkat, Biaya Jabatan Rp240 Juta
Pola Korupsi Migas: Dari Kebijakan Pertamina ke Garasi Riza Chalid
KPK dan DPR Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji, BPK Hitung Kerugian Rp1 T
Sugiono Jadi Sekjen Gerindra, Prabowo Umumkan Struktur Partai 2025–2030
KPK Sebut Tak Pernah Diundang Ikut Pembahasan DIM RUU KUHAP Pemerintah
Presiden Prabowo Subianto Beri Sinyal Hijau: Semua Menteri Lolos dari Ancaman Reshuffle Kabinet
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Pengamat Sebut Sesuai Regulasi dan Kebutuhan Tugas Kedinasan Soal Penggunaan Jet oleh Ketua KPU Dibiayai Negara

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:55 WIB

Anggaran DPR RI 2025 Meningkat, Biaya Jabatan Rp240 Juta

Jumat, 15 Agustus 2025 - 08:33 WIB

Pola Korupsi Migas: Dari Kebijakan Pertamina ke Garasi Riza Chalid

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:15 WIB

KPK dan DPR Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji, BPK Hitung Kerugian Rp1 T

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Sugiono Jadi Sekjen Gerindra, Prabowo Umumkan Struktur Partai 2025–2030

Jumat, 18 Juli 2025 - 08:36 WIB

KPK Sebut Tak Pernah Diundang Ikut Pembahasan DIM RUU KUHAP Pemerintah

Berita Terbaru