Elektabiltas Imam, Pradi, dan Farab Masuk 3 Besar yang Siap Bersaing di Pilkada Kota Depok 2024

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 9 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Imam Budi Hartono. (FAcebook.com/@Imam Budi Hartono)

Imam Budi Hartono. (FAcebook.com/@Imam Budi Hartono)

INFOEKSPRES.COM – Alumni Universitas Indonesia (UI) tergabung Lingkar Aktivis mengeluarkan hasil survei calon wali kota Depok 2024.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Hasilnya, elektabilitas Imam Budi Hartono, Pradi Supriatna, dan Farabi El Fouz masuk dalam 3 besar

Imam Budi Hartono saat ini adalah Wakil Wali Kota Depok sekaligus Ketua DPD PKS Kota Depok

Pradi Supriatna adalah Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok dan Farabi El Fouz adalah Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok.

“Nomor satu Imam Budi Hartono di angka 48,50 persen, kemudian Pradi Supriatna di angka 19,63 persen, ketiga, Farabi El Fouz 9,38 persen,” kata Ketua Lingkar Aktivis UI, Dr Askar Triwiyanto di Depok, Senin (7/4/2024)

Selanjutnya keempat, Babai Suhaimi 7,75 persen, kelima, Hafid Nasir 5,75 persen dan terakhir Supian Suri 1,63 persen.

Baca artikel lainnya di sini : Sebanyak 807.510 Kendaraan Disebut PT Jasa Marga Tbk Sudah Tinggalkan Wilayah Jabotabek Sejak H – 7

Sedangkan 7,36 persen diantaranya memilih tidak tahu atau tidak menjawab.

Askar Triwiyanto menjelaskan dalam hasil survei yang disampaikan Lingkar Aktivis UI telah menggelar survei publik.

Baca artikel lainnya di sini : Ridwan Kamil Maju Sebagai Bakal Calon pada Pemilihan Kepala Daerah 2024, Ini Tugas dari Partai Golkar

Survei bertajuk “Survei Pemimpin Ideal Depok 2024” itu diselenggarakan pada kurun waktu 30 Maret 2024 – 3 April 2024 dengan melibatkan 800 responden.

Responden diambil dari seluruh kecamatan di Kota Depok, dengan metode Multistage Proportional Random Sampling atas jumlah DPT Depok berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah

Dengan margin of error 3,46 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen serta quality control sebesar 20 persen terhadap sampel yang ada.

Responden diberi pertanyaan soal elektabilitas, tentang kriteria pemimpin ideal untuk Kota Depok di masa mendatang, responden diberi pertanyaan soal sifat pemimpin yang diharapkan.

“Pertanyaannya berbunyi, alasan, sifat apa yang menurut saudara paling penting dimiliki oleh calon wali kota atau wakil wali kota Depok yang akan datang, yang akan menyebabkan saudara memilihnya ,” tuturnya.

Dari hasil survei itu juga prioritas urutan pertama 30,5 persen warga Depok menginginkan pemimpin jujur dan bersih, 24,5 persen berkinerja baik dan berprestasi, 12,8 persen dekat dengan rakyat.

“Kemudian 11,5 persen sudah berpengalaman, 5,6 persen sesuai dengan partai pilihan dan sisanya menjawab lain-lain seperti berwibawa, cerdas, religius, dan sebagainya.***

Artikel di atas, sudah dìterbitkan di portal berita nasional dari megapolitan Hellodepok.com

Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Hellidn.com dan Apakabarjabar.com 

Pastikan juga download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com.

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Berita Terkait

Anggaran DPR RI 2025 Meningkat, Biaya Jabatan Rp240 Juta
Pola Korupsi Migas: Dari Kebijakan Pertamina ke Garasi Riza Chalid
KPK dan DPR Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji, BPK Hitung Kerugian Rp1 T
Sugiono Jadi Sekjen Gerindra, Prabowo Umumkan Struktur Partai 2025–2030
KPK Sebut Tak Pernah Diundang Ikut Pembahasan DIM RUU KUHAP Pemerintah
Presiden Prabowo Subianto Beri Sinyal Hijau: Semua Menteri Lolos dari Ancaman Reshuffle Kabinet
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Pengamat Sebut Sesuai Regulasi dan Kebutuhan Tugas Kedinasan Soal Penggunaan Jet oleh Ketua KPU Dibiayai Negara

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:55 WIB

Anggaran DPR RI 2025 Meningkat, Biaya Jabatan Rp240 Juta

Jumat, 15 Agustus 2025 - 08:33 WIB

Pola Korupsi Migas: Dari Kebijakan Pertamina ke Garasi Riza Chalid

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:15 WIB

KPK dan DPR Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji, BPK Hitung Kerugian Rp1 T

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Sugiono Jadi Sekjen Gerindra, Prabowo Umumkan Struktur Partai 2025–2030

Jumat, 18 Juli 2025 - 08:36 WIB

KPK Sebut Tak Pernah Diundang Ikut Pembahasan DIM RUU KUHAP Pemerintah

Berita Terbaru