Politisi PKS Mardani Ali Sera Sebut Pembentukan Koalisi Parpol Semakin Dini Semakin Bagus

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 16 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politisi PKS Mardani Ali Sera dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Instagram.com @mardanialisera).

Politisi PKS Mardani Ali Sera dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Instagram.com @mardanialisera).

INFO EKSPRES – Politisi PKS Mardani Ali Sera mengapresiasi koalisi dini yang digagas Golkar, PAN, dan PPP.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

“Semakin dini dibentuk semakin bagus, sehingga pada 2023 dan 2024 bisa fokus pada gagasan tiap-tiap koalisi,” kata Mardani.

Dikutip Infoekspress.com dari akun Instagram @mardanialisera, anggota DPR RI itu menyebut koalisi ini memperjelas peta politik untuk 2024.

Mardani menyebutkan, partainya juga masih terus melakukan komunikasi politik dengan banyak pihak.

“Pada waktunya akan diumumkan kawan koalisinya,” ujar Mardani Ali Sera.

Seperti diberitakan media Info Pemilu, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sepakat bersatu membangun koalisi gagasan jelang Pemilu 2024.

Guna mengawal proses demokrasi pemilu, mendorong persatuan dan mengurangi dampak dari politik identitas.

“Bersatu” dalam nama koalisi tersebut berasal dari gabungan simbol Golkar, PAN, dan PPP, demikian dikutip dari akun Instagram @golkar.indonesia.

BERingin lambangnya Golkar, SuryA (Matahari) lambangnya PAN, dan politik ini dapat menjadi sebuah koalisi yang berdiri kokoh, tumbuh kuat dan besar berkat sinar matahari, dan mendapatkan ridha dari Allah SWT. ***

Berita Terkait

Anggaran DPR RI 2025 Meningkat, Biaya Jabatan Rp240 Juta
Pola Korupsi Migas: Dari Kebijakan Pertamina ke Garasi Riza Chalid
KPK dan DPR Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji, BPK Hitung Kerugian Rp1 T
Sugiono Jadi Sekjen Gerindra, Prabowo Umumkan Struktur Partai 2025–2030
KPK Sebut Tak Pernah Diundang Ikut Pembahasan DIM RUU KUHAP Pemerintah
Presiden Prabowo Subianto Beri Sinyal Hijau: Semua Menteri Lolos dari Ancaman Reshuffle Kabinet
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Pengamat Sebut Sesuai Regulasi dan Kebutuhan Tugas Kedinasan Soal Penggunaan Jet oleh Ketua KPU Dibiayai Negara

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:55 WIB

Anggaran DPR RI 2025 Meningkat, Biaya Jabatan Rp240 Juta

Jumat, 15 Agustus 2025 - 08:33 WIB

Pola Korupsi Migas: Dari Kebijakan Pertamina ke Garasi Riza Chalid

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:15 WIB

KPK dan DPR Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji, BPK Hitung Kerugian Rp1 T

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Sugiono Jadi Sekjen Gerindra, Prabowo Umumkan Struktur Partai 2025–2030

Jumat, 18 Juli 2025 - 08:36 WIB

KPK Sebut Tak Pernah Diundang Ikut Pembahasan DIM RUU KUHAP Pemerintah

Berita Terbaru