Presiden Prabowo Subianto Mengaku Optimistis Perekonomian Indonesia Dapat Tumbuh hingga 8 Persen

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 31 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto. (Facebook.com @Prabowo Subianto)

Presiden RI Prabowo Subianto. (Facebook.com @Prabowo Subianto)

INFOEKSPRES.COM – Presiden RI Prabowo Subianto mengaku optimistis perekonomian Indonesia dapat tumbuh hingga 8% dan membuat terkejut negara lain.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Namun, ia mengakui banyak pihak yang tak yakin dengan target tersebut.

“Saya optimistis, saya yakin, kita akan berbuat baik, dan kita akan bikin kaget pihak-pihak luar negeri,” katanya.

Dikutip Prabowonews.com, dia menyampaikan saat Musrenbang RPJMN 2025-2029 di Gedung Bappenas, Jakarta, Senin (30/12/2024).

“Ada angka tadi ya kita, memang saya mencanangkan pertumbuhan 8%, banyak yang tidak yakin dan tidak percaya ya kita buktikan,” tegasnya.

Walaupun tidak mudah, tetapi Prabowo tetap optimistis ekonomi Indonesia bisa tumbuh hingga 8%.

Ia menyoroti bahwa berdasarkan sejarah dunia dan pengalamannya di bidang militer, tantangan seberat apapun mampu ditaklukkan.

“Sekali lagi pemimpin yang berani yang besar dalam sejarah pengalaman saya sendiri dalam karir saya sebagai prajurit.”

“Kalau saya hadapi musuh berat saya harus yakin saya akan berhasil,” imbuhnya.

Ia pun mengingat semangat yang dikobarkan oleh Presiden Pertama Presiden Soekarno yakni:

“Gantungkan cita-citamu setinggi langit, bermimpilah setinggi langit, jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang”.

“Bung Karno bilang gantungkan cita-cita setinggi langit. Itu memang memotivasi kita.”

“Dulu Belanda mengatakan kita tidak pantas merdeka. Kau mau merdeka? Bikin peniti saja tidak bisa. Tapi kita mau merdeka,” pungkasnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Duniaenergi.com dan Infomaritim.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Haiupdate.com dan Infoups.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 08531555778808781555778808111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Inflasi Pangan 2,31 Persen, Distribusi SPHP Dinilai Efektif
Di Balik Kesuksesan Panen Raya Pertamina di Lahan Hutan
Komunikasi Visual Perusahaan Bertransformasi Lewat Galeri Foto Pers
Optimisme Pasar Modal RI Mencapai Level Tertinggi di CSA Index Agustus 2025
Cara Kerja Press Release Berbayar: Jaminan Publikasi dan Kendali Narasi Bisnis
Kesepakatan Dagang Trump–Prabowo: Komitmen US$ 20 Miliar & Tarif Baru
Kisah Liem Sioe Liong, Sang Imigran yang Menjadi Simbol Kapitalisme Orde Baru
Cabai Naik, Beras Turun: Harga Pangan Bergerak Acak di Tengah Tekanan Pasar

Berita Terkait

Selasa, 9 September 2025 - 08:05 WIB

Inflasi Pangan 2,31 Persen, Distribusi SPHP Dinilai Efektif

Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:22 WIB

Di Balik Kesuksesan Panen Raya Pertamina di Lahan Hutan

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:08 WIB

Komunikasi Visual Perusahaan Bertransformasi Lewat Galeri Foto Pers

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:05 WIB

Optimisme Pasar Modal RI Mencapai Level Tertinggi di CSA Index Agustus 2025

Kamis, 7 Agustus 2025 - 06:11 WIB

Cara Kerja Press Release Berbayar: Jaminan Publikasi dan Kendali Narasi Bisnis

Berita Terbaru