Program Bantuan Langsung Tunai Dicabut, Pemulihan Ekonomi Sektor Parekraf Terganggu

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 3 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. (Dok. Setkab.go.id)

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. (Dok. Setkab.go.id)

INFOEKSPRES.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengkhawatirkan apabila program Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dicabut bisa mengganggu pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi (parekraf).

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

“Saya sendiri diingatkan oleh pelaku parekraf bahwa bantuan kita sangat ditunggu oleh para UMKM kita.”

“Saya melihat bahwa momen kebangkitan kita masih awal dan harus betul-betul dihitung jika seandainya BLT tersebut dicabut,” ujar dia dalam Weekly Brief with Sandi Uno secara virtual, Jakarta, Senin 2 Januari 2022.

Kata Sandiaga, BLT sangat diterima sebagai kebijakan populer dan memperoleh tanggapan positif dari masyarakat sebagaimana yang telah terjadi saat pelaku UMKM terdampak pandemi COVID maupun inflasi ekonomi.

“BLT ini adalah salah satu upaya dan kepedulian dan keberpihakan kita kepada masyarakat terutama di menengah dan menengah ke bawah,” ucapnya.

Menparekraf mengharapkan program BLT bisa tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu sebagai bentuk upaya persiapan sektor parekraf menuju era baru yang fokus menaikkan kelas pelaku UMKM.

“Mudah-mudahan kebijakan nanti (terkait apakah BLT dicabut atau dilanjutkan) apapun yang dibuat, bisa disosialisasikan dengan baik sehingga tidak menimbulkan kekecewaan di tangan masyarakat,” ungkap Sandiaga.

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pemerintah tidak akan lagi menggulirkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT untuk UMKM pada tahun 2023.

“Per hari ini, pemerintah merasa UMKM sudah cukup pulih, survive (bertahan), sehingga program hibah BPUM tidak diperlukan lagi,” katanya di Gedung Kementerian Koperasi dan UKM di Jakarta, Senin 26 Desember 2022.

Namun, Teten menuturkan pemerintah akan tetap bersiaga sambil melihat perkembangan yang ada ke depan. Ia tidak memungkiri jika kondisi ekonomi tidak terlalu baik, maka pemerintah bisa saja melakukan penyesuaian.

Berita Terkait

Inflasi Pangan 2,31 Persen, Distribusi SPHP Dinilai Efektif
Di Balik Kesuksesan Panen Raya Pertamina di Lahan Hutan
Komunikasi Visual Perusahaan Bertransformasi Lewat Galeri Foto Pers
Optimisme Pasar Modal RI Mencapai Level Tertinggi di CSA Index Agustus 2025
Cara Kerja Press Release Berbayar: Jaminan Publikasi dan Kendali Narasi Bisnis
Kesepakatan Dagang Trump–Prabowo: Komitmen US$ 20 Miliar & Tarif Baru
Kisah Liem Sioe Liong, Sang Imigran yang Menjadi Simbol Kapitalisme Orde Baru
Cabai Naik, Beras Turun: Harga Pangan Bergerak Acak di Tengah Tekanan Pasar

Berita Terkait

Selasa, 9 September 2025 - 08:05 WIB

Inflasi Pangan 2,31 Persen, Distribusi SPHP Dinilai Efektif

Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:22 WIB

Di Balik Kesuksesan Panen Raya Pertamina di Lahan Hutan

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:08 WIB

Komunikasi Visual Perusahaan Bertransformasi Lewat Galeri Foto Pers

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:05 WIB

Optimisme Pasar Modal RI Mencapai Level Tertinggi di CSA Index Agustus 2025

Kamis, 7 Agustus 2025 - 06:11 WIB

Cara Kerja Press Release Berbayar: Jaminan Publikasi dan Kendali Narasi Bisnis

Berita Terbaru