Sebagai Orkestrator Intelijen, DPR Optimis Menhan Prabowo Subianto Profesional

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 27 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid. (Dok. DPR.go.id)

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid. (Dok. DPR.go.id)

INFOEKSPRES.COM – Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid meyakini profesionalitas Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto pasca penunjukan sebagai orkestrator informasi intelijen oleh Presiden RI Joko Widodo baru-baru ini.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Menurut Meutya, pihaknya mengaku tidak khawatir bakal terjadi conflict or interest atas tugas yang diberikan Presiden Joko Widodo untuk menjadi orkestrator intelijen itu.

Terlebih, tugas itu hadir mendekati tahun pemilu.

“Mudah-mudahan Pak Prabowo bisa profesional. Saya yakin lah. Kalau semua mau menggunakan posisinya ya bisa saja. ”

“Tapi kan beliau profesional,” ujar Meutya dalam keterangan yang diterima tim Parlementaria, Rabu 25 Januari 2023.

Selain itu, Meutya menilai bahwa selama ini, Prabowo telah menunjukan kinerjanya yang baik sebagai Menteri Pertahanan pada pada Komisi I DPR RI.

Sehingga baginya, Prabowo selalu memastikan bekerja untuk negara, bukan partai politiknya.

“Selama ini di Komisi I, Beliau menunjukan bahwa beliau (bekerja untuk) NKRI, jadi tidak (bekerja) untuk kepentingan kelompok tertentu, partai tertentu.”

“Tapi untuk kepentingan bernegara,” ucap Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Diketahui, selama ini informasi intelijen dapT berasal dari banyak institusi, antara lain Badan Intelijen Negara (BIN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian RI, serta Badan SIber dan Sandi Negara.

Karena itu, menurut Presiden Jokowi, beragam informasi itu harus dijadikan sebagai informasi yang solid untuk menjadi pertimbangan dalam membuat kebijakan.***

Berita Terkait

Anggaran DPR RI 2025 Meningkat, Biaya Jabatan Rp240 Juta
Pola Korupsi Migas: Dari Kebijakan Pertamina ke Garasi Riza Chalid
KPK dan DPR Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji, BPK Hitung Kerugian Rp1 T
Sugiono Jadi Sekjen Gerindra, Prabowo Umumkan Struktur Partai 2025–2030
KPK Sebut Tak Pernah Diundang Ikut Pembahasan DIM RUU KUHAP Pemerintah
Presiden Prabowo Subianto Beri Sinyal Hijau: Semua Menteri Lolos dari Ancaman Reshuffle Kabinet
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Pengamat Sebut Sesuai Regulasi dan Kebutuhan Tugas Kedinasan Soal Penggunaan Jet oleh Ketua KPU Dibiayai Negara

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:55 WIB

Anggaran DPR RI 2025 Meningkat, Biaya Jabatan Rp240 Juta

Jumat, 15 Agustus 2025 - 08:33 WIB

Pola Korupsi Migas: Dari Kebijakan Pertamina ke Garasi Riza Chalid

Selasa, 12 Agustus 2025 - 09:15 WIB

KPK dan DPR Bongkar Dugaan Korupsi Kuota Haji, BPK Hitung Kerugian Rp1 T

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 07:12 WIB

Sugiono Jadi Sekjen Gerindra, Prabowo Umumkan Struktur Partai 2025–2030

Jumat, 18 Juli 2025 - 08:36 WIB

KPK Sebut Tak Pernah Diundang Ikut Pembahasan DIM RUU KUHAP Pemerintah

Berita Terbaru