Home / Entertainment

Selasa, 26 Juli 2022 - 13:31 WIB

Termasuk Kelompok PMKS, Pria Kemayu di Citayam Fashion Week akan Dibawa ke Panti Sosial

Citayam Fashion Week. (Instagram.com/@citayamfashionweek)

Citayam Fashion Week. (Instagram.com/@citayamfashionweek)

INFO EKSPRES – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mengeluarkan aturan keramaian di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat Abdul Salam mengungkapkan kebijakan tersebut akibat buntut dari banyaknya pria berpenampilan kemayu dalam perhelatan Citayam Fashion Week di Dukuh Atas.

Baca Juga :  2 Kafe di Jakarta Selatan Disegel Polda Metro Jaya dalam Razia Perizinan Tempat Hiburan

Abdul menjelaskan pria-pria itu adalah masyarakat kelompok penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

“Mereka (pria penampilan kemayu, red) itu akan dimasukin ke panti kedoya nanti mereka di-assessment nanti akan dirujuk ke panti-panti yang memang sesuai dengan jenis PMKS-nya,” ungkap Abdul kepada wartawan, Senin 25 Juli 2022.

Tetapi, untuk penindakan penertiban di kawasan Dukuh Atas, Abdul memastikan kegiatan itu atas koordinasi dengan Satpol PP.

Baca Juga :  Perubahan Nama Jalan di DKI, Kakorlantas: Warga Tidak Diwajibkan Ganti STNK

Di samping itu, Suku Dinas Sosial juga telah menerjunkan personelnya untuk berjaga di kawasan Dukuh Atas, sebagai bentuk dukungan kepada Satpol PP untuk penertiban kawasan tersebut.

“Hingga saat ini kami juga sudah menurunkan petugas standby baik di terowongan Kendal maupun di SCBD (Sudirman Citayam Bojonggede Depok),” ujarnya.

Baca Juga :  Selebriti Raffi Ahmad Datangi Polda Metro Jaya untuk Konsultasi dengan Penyidik

Diberitakan sebelumnya, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan agar kegiatan di lokasi tersebut sesuai dengan norma yang berlaku, dan tidak menimbulkan kecenderungan homoseksual atau LGBT.  ***

Share :

Baca Juga

Entertainment

Tiba di Polda Metro Jaya, Selebgram Medina Zein Terlihat Gunakan Rompi Tahanan

Entertainment

Selebriti Raffi Ahmad Datangi Polda Metro Jaya untuk Konsultasi dengan Penyidik