INFO EKSPRES – Personil Brimob Wamena, Bripda Diego Rumaropen tewas usai diserang orang tak dikenal (OTK).
Peristiwa ini terjadi di Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya Papua, Sabtu 18 Juni 2022 sekitar pukul 15.30 WIT.
Kapolres Jayawijaya, AKBP Muhamamd. Safe’i A.B saat dikonfirmasi via telepon selularnya membenarkan peristiwa naas tersebut.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk saat ini korban sudah di rumah sakit (RSUD Wamena), baru akan bergeser ke rumah duka,” kata AKBP (Ajun Komisaris Besar Polisi) Muh. Safei, Sabtu 18 Juni 2022 malam.
Kronologis sementara yang didapat reporter RRI, peristiwa itu bermula ketika AKP Rustam ditelepon seorang warga bernama Alex Matuan.
Alex meminta bantuan Danki (Komanda Kompi) Brimob Wamena AKP Rustam untuk menembak sapi miliknya di Distrik Napua. Belum diketahui apa latar belakang permintaan menembak sapi ini.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
Kemudian AKP (Ajun Komisaris Polisi) Rustam mengajak Bripda Diego menuju ke Napua untuk menembak sapi milik Alex Matuan. Keduanya membawa senjata api masing-masing.
Sekitar pukul 15.20 WIT, sapi berhasil ditembak AKP Rustam. Kemudian AKP Rustam pergi menuju lokasi sapi yang telah tertembak.
Sebelum pergi, AKP Rustam menitipkan senjata apinya kepada Bripda Diego Rumaropen.
Bripda Diego Rumaropen berjaga sendiri di lokasi tempat menembak.
Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut
Kemudian datang dua orang tak dikenal dengan menggunakan parang membacok korban dan melarikan diri bersama dua senjata api.
Polisi masih mendalami persitiwa itu dan memeriksa sejumlah pihak yang terkait, guna mengungkap pelaku serta motifnya.
“Sementara ini kita masih mencari pelakunya, masih dalam lidik (penyelidikan).”
“Untuk saat ini Pak Danki masih dimintai keterangan di Polres. Dan orang-orang yang terkait dengan kronologi kejadian,” ucap AKBP Muh. Safei.***











