Ralisasi Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Capai 50,3 Persen atau Rp Rp229,17 Triliun

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 17 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Dok. Kabargolkar.com)

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Dok. Kabargolkar.com)

INFOEKSPRES.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, realisasi anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) mencapai 50,3 persen.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Jumlah tersebut dari pagu sebesar Rp455,62 triliun, yakni baru mencapai Rp229,17 triliun per September 2022.

“Pemerintah terus mendorong kebijakan terutama PEN yang realisasi anggarannya sudah dicapai 50,3 persen.”

“Atau Rp229,17 triliun hingga September,” kata Airlangga, Senin 17 Oktober 2022.

Secara rinci realisasi tersebut meliputi penanganan kesehatan sebesar Rp39,7 triliun atau 32,4 persen dari pagu Rp122,54 triliun.

Ini digunakan untuk pembayaran klaim pasien Rp24,5 triliun dan insentif tenaga kesehatan Rp2,7 triliun.

“Kemudian pengadaan vaksinasi Rp1,7 triliunm dan insentif perpajakan kesehatan Rp1,5 triliun. Serta dukungan APBD termasuk Dana Desa untuk penanganan Covid-19 melalui Rp8,4 triliun,” ujarnya.

Realisasi PEN turut meliputi perlindungan masyarakat sebesar Rp105,3 triliun atau 68 dari pagu Rp154,76 triliun. Dalam program keluarga harapan Rp21,4 triliun.

“Ini sudah kita salurkan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat. Dalam program kartu wembako Rp33,9 triliun bagi 18,8 juta KPM,” katanya.

Selanjutnya bantuan langsung tunai minyak goreng Rp7 triliun bagi 23,9 juta penerima dan BLT BBM Rp6,2 triliun bagi 20,65 juta KPM.

Lalu kartu prakerja Rp12,5 triliun bagi 3,5 juta peserta, dan BLT Desa Rp19,5 triliun bagi 7,5 juta KPM.

“Kemudian subsidi upah Rp4,25 triliun untuk 7,1 juta pekerja, BT-PKLWN Rp1,3 triliun yang disalurkan oleh Polri kepada 683 ribu penerima dan TNI kepada 1,4 juta penerima.”

“Serta BLT BBM Rp6,4 triliun untuk 20,65 juta KPM,” ucapnya.

Realisasi PEN juga meliputi penguatan pemulihan ekonomi yang sebesar Rp84,2 triliun atau 47,2 persen dari pagu Rp178,32 triliun.

Di mana meliputi program padat karya Rp13,8 triliun, pariwisata dan ekonomi kreatif Rp5,3 triliun serta ketahanan pangan Rp13,4 triliun.

“Berikutnya untuk kawasan industri Rp0,9 triliun, dukungan UMKM subsidi bunga dan IJP Rp20,8 triliun.”

“Lalu insentif perpajakan Rp12,2 triliun, serta infrastruktur dan konektivitas Rp10,8 triliun,” katanya.”***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Hallo.id, semoga bermanfaat

 

Berita Terkait

Inflasi Pangan 2,31 Persen, Distribusi SPHP Dinilai Efektif
Di Balik Kesuksesan Panen Raya Pertamina di Lahan Hutan
Komunikasi Visual Perusahaan Bertransformasi Lewat Galeri Foto Pers
Optimisme Pasar Modal RI Mencapai Level Tertinggi di CSA Index Agustus 2025
Cara Kerja Press Release Berbayar: Jaminan Publikasi dan Kendali Narasi Bisnis
Kesepakatan Dagang Trump–Prabowo: Komitmen US$ 20 Miliar & Tarif Baru
Kisah Liem Sioe Liong, Sang Imigran yang Menjadi Simbol Kapitalisme Orde Baru
Cabai Naik, Beras Turun: Harga Pangan Bergerak Acak di Tengah Tekanan Pasar

Berita Terkait

Selasa, 9 September 2025 - 08:05 WIB

Inflasi Pangan 2,31 Persen, Distribusi SPHP Dinilai Efektif

Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:22 WIB

Di Balik Kesuksesan Panen Raya Pertamina di Lahan Hutan

Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:08 WIB

Komunikasi Visual Perusahaan Bertransformasi Lewat Galeri Foto Pers

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:05 WIB

Optimisme Pasar Modal RI Mencapai Level Tertinggi di CSA Index Agustus 2025

Kamis, 7 Agustus 2025 - 06:11 WIB

Cara Kerja Press Release Berbayar: Jaminan Publikasi dan Kendali Narasi Bisnis

Berita Terbaru