INFOEKSPRES.COM – Badan Keamanan Laut (Bakamla) melakukan pemadaman kapal penumpang Motor Vessel (MV) Mutiara I di perairan Selat Bali.
Kapal tersebut mengeluarkan asap dengan kobaran api saat mengangkut 272 penumpang, beserta kru kapal, Rabu 16 November 2022 sore.
“Kami terima informasi awal pukul 17.00 WITA, pada Rabu 16 November 2022.”
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Musim Mas Resmikan Smart Class di UINSU, Dukung Pembelajaran Digital dan Generasi Unggul 2045
Shanghai Electric Catat Kinerja Positif pada 2025, Nilai Pesanan Baru Capai Rekor Tertinggi
Mouser Electronics Bahas Peran Kecerdasan Buatan dalam Mengubah Teknologi dan Pengalaman Sehari-hari

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kemudian, kami Bakamla sudah berada di lokasi 17.37 WITA untuk melakukan pemadaman dengan KN. Pulau Marore-322,” kata Pranata Humas Ahli Muda Kapten Bakamla Yuhanes Antara dalam keterangan tertulis, Kamis17 November 2022
Dia menjelaskan, Bakamla mendapat informasi awal dari laporan Vessel Traffic Service (VTS) Benoa.
“Tentang adanya kecelakaan laut yang mengakibatkan kapal terbakar,” ujar Yuhanes.
Saat peristiwa kebakaran kapal itu, lanjut dia, Kapal Negara (KN) Pulau Marore-322 sedang melaksanakan pengamanan perairan Bali-G20.
“Langsung menuju titik koordinat terjadinya kecelakaan, yaitu di perairan Selat Bali,” ujarnya.
Motor Vessel (MV) Mutiara I mengeluarkan asap diikuti dengan kobaran api yang terlihat di bagian buritan.
“Berdasarkan infomasi awal yang didapat dari VTS Benoa,” katanya.
Baca Juga:
Yuhanes mengatakan, komunikasi radio berhasil dilakukan dengan KAL Kadet 6 dan Kadet 7.
“Tak lama kemudian melakukan evakuasi penumpang dan kru kapal berjumlah 272 orang, seluruhnya berhasil diselamatkan,” ujar Yuhanes.
Bahkan, kata dia, terdapat kapal lain membantu evakuasi penumpang Kapal Mutiara I ini.
“KRI REM, KAL Kadet 6 dan 7, serta kapal nelayan turut terlibat menyelamatkan korban,” kata Yuhanes.
“Selanjutnya mereka, para penumpang dan kru kapal Mutiara I diamankan ke Banyuwangi,” ujarnya.
Sedangkan KN. Pulau Marore-322 melanjutkan tugas dengan melaksanakan peran pemadaman kebakaran.
“Dan berjaga di sekitar lokasi untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” kata Yuhanes.***











