Akibat Dilanda Banjir, 1 Jembatan Putus dan 662 Warga Kabupaten Sigi Terpaksa Mengungsi

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 9 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Curah hujan yang tinggi menyebabkan meluapnya Sungai Gumbasa di Kabupaten Sigi. (Dok. BNPB Indonesia)

Curah hujan yang tinggi menyebabkan meluapnya Sungai Gumbasa di Kabupaten Sigi. (Dok. BNPB Indonesia)

INFO EKSPRES – Curah hujan yang tinggi menyebabkan meluapnya Sungai Gumbasa di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah pada Selasa, 6 September 2022.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Akibatnya, dua desa di dua kecamatan terendam banjir dan memaksa sebanyak 662 warga mengungsi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah melaporkan dua unit rumah rusak berat, 5 unit rumah rusak sedang dan 157 unit rumah rusak ringan. Selain itu, satu unit jembatan Gumbasa putus.

Jembatan yang berada di ruas jalan Trans Palu-Kulawi dan menghubungkan dengan sejumlah kecamatan di Kabupaten Sigi itu tidak dapat dilalui.

Berdasarkan laporan tim reaksi cepat di lokasi banjir, dua desa yang terdampak antara lain Desa Sidondo, Kecamatan Sigi Biromaru dan Desa Pakuli Utara Kecamatan Gumbasa.

Pantauan di lokasi kejadian pada Rabu (7/9) sore, banjir telah surut namun masih menyisakan sisa lumpur.

Petugas BPBD Provinsi Sulawesi Tengah dan BPBD Kabupaten Sigi telah melakukan assessment dan mengerahkan alat berat untuk membantu melakukan pembersihan.

Merujuk informasi prakiraan cuaca BMKG untuk beberapa wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah hari Kamis (8/9) dan Jumat (9/9), masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir/kilat dan angin kencang di wilayah Kabupaten/Kota Palu, Donggala, Sigi, Parimo, Poso, Touna, Tolitoli, Buol, Morowali, Morowali Utara, Banggai, Banggai Laut dan Banggai Kepulauan.

Merespons hal ini, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah setempat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Warga juga diharapkan waspada saat terjadi hujan yang mengguyur wilayah lebih dari 1 jam dan terjadi peningkatan tinggi muka air, dapat melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman, khususnya bagi warga yang tinggal di area tanah yang tidak stabil dan berpotensi longsor.***

Berita Terkait

Sumur Minyak Ilegal di Blora Terbakar, Tiga Warga Tewas dan Puluhan Mengungsi
Ketika Bumi Retak: Jejak Patahan Poso di Tengah Cincin Api Pasifik
Ngarai Sianok Berpotensi Roboh Jika Diguncang Gempa Kuat, Dindingnya Bukan Batuan yang Kuat
Tertimpa Longsor di Perbatasan Jalur Pegunungan Ponorogo – Trenggalek, 2 Mobil Hancur
Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Sarpani Diadukan ke Propam Mabes Polri
Hakim Tolak Praperadilan Pengusaha Semarang, Tersangka Korupsi Bank Pembangunan Daerah
Soal Berita Penculikan dan Penganiayaan Pengusaha AH, Ini Keterangan Resmi Kejati Jateng
Ada Pihak yang Sengaja Ganggu Sidang Praperadilan dengan Munculkan Isu Mafia Tanah

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 08:30 WIB

Sumur Minyak Ilegal di Blora Terbakar, Tiga Warga Tewas dan Puluhan Mengungsi

Rabu, 16 Juli 2025 - 07:48 WIB

Ketika Bumi Retak: Jejak Patahan Poso di Tengah Cincin Api Pasifik

Rabu, 26 April 2023 - 10:46 WIB

Ngarai Sianok Berpotensi Roboh Jika Diguncang Gempa Kuat, Dindingnya Bukan Batuan yang Kuat

Senin, 27 Februari 2023 - 08:59 WIB

Tertimpa Longsor di Perbatasan Jalur Pegunungan Ponorogo – Trenggalek, 2 Mobil Hancur

Minggu, 26 Februari 2023 - 22:04 WIB

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Sarpani Diadukan ke Propam Mabes Polri

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB