Banjir dan Tanah Longsor Terjang Kabupaten Garut Sebanyak 19.546 Warga Terdampak

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 19 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Pasca Banjir di Kabupaten Garut. (Dok. BNPB)

Kondisi Pasca Banjir di Kabupaten Garut. (Dok. BNPB)

INFO EKSPRES – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, korban terdampak banjir serta tanah longsor di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, terus bertambah.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

BNPB mencatat sebanyak 19.546 jiwa terdampak dan 785 jiwa mengungsi yang tersebar di 9 titik kecamatan.

“Data terkini per Senin 18 Juli 2022 malam, pukul 18.30 WIB, terdapat 6.314 KK atau 19.546 jiwa terdampak.”

“Hal itu mengakibatkan pengungsian tersebar di 9 titik kecamatan, dengan jumlah 242 KK atau 785 jiwa,” terang Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam siaran persnya, di Jakarta, Selasa 19 Juli 2022.

Di kesempatan yang sama, Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto, bersama jajarannya saat ini sedang bertolak menuju lokasi bencana untuk melihat situasi warga yang mengungsi.

Adapun Kepala BNPB bersama Bupati Garut akan menuju Kampung Dayeuh Handap, Sungai Cipeujeuh, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota.

Peninjauan di kawasan ini untuk melihat kondisi pascabencana.

Saat ini Kepala BNPB akan menuju titik pengungsian di sekitar wilayah terdampak.

Kepala BNPB juga siap memberikan bantuan logistik dan dana siap pakai yang digunakan selama masa tanggap darurat.***

Berita Terkait

Sumur Minyak Ilegal di Blora Terbakar, Tiga Warga Tewas dan Puluhan Mengungsi
Ketika Bumi Retak: Jejak Patahan Poso di Tengah Cincin Api Pasifik
Ngarai Sianok Berpotensi Roboh Jika Diguncang Gempa Kuat, Dindingnya Bukan Batuan yang Kuat
Tertimpa Longsor di Perbatasan Jalur Pegunungan Ponorogo – Trenggalek, 2 Mobil Hancur
Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Sarpani Diadukan ke Propam Mabes Polri
Hakim Tolak Praperadilan Pengusaha Semarang, Tersangka Korupsi Bank Pembangunan Daerah
Soal Berita Penculikan dan Penganiayaan Pengusaha AH, Ini Keterangan Resmi Kejati Jateng
Ada Pihak yang Sengaja Ganggu Sidang Praperadilan dengan Munculkan Isu Mafia Tanah

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 08:30 WIB

Sumur Minyak Ilegal di Blora Terbakar, Tiga Warga Tewas dan Puluhan Mengungsi

Rabu, 16 Juli 2025 - 07:48 WIB

Ketika Bumi Retak: Jejak Patahan Poso di Tengah Cincin Api Pasifik

Rabu, 26 April 2023 - 10:46 WIB

Ngarai Sianok Berpotensi Roboh Jika Diguncang Gempa Kuat, Dindingnya Bukan Batuan yang Kuat

Senin, 27 Februari 2023 - 08:59 WIB

Tertimpa Longsor di Perbatasan Jalur Pegunungan Ponorogo – Trenggalek, 2 Mobil Hancur

Minggu, 26 Februari 2023 - 22:04 WIB

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Sarpani Diadukan ke Propam Mabes Polri

Berita Terbaru