INFOEKSPRES.COM – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Microfinance Indonesia menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan pengembangan lembaga melalui program Penambahan Ruang Lingkup (PRL).
Sebagai langkah awal, LSP Microfinance Indonesia menggelar workshop dengan tema “Peningkatan Kapasitas SDM Microfinance Melalui Sertifikasi Kompetensi” pada hari Selasa, 27 Februari 2024.
Workshop tersebut menjadi momen penting dalam merespon tantangan pengembangan ekonomi Indonesia, terutama dalam mendukung sektor usaha mikro.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning Resmi Diluncurkan
AutoFlight Tampilkan Teknologi Mobilitas Udara Masa Depan di Games of the Future 2026 Kazakhstan

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Perekonomian Indonesia saat ini sangat dipengaruhi oleh sektor UMKM, yang mencapai 64,2 juta pengusaha dengan kontribusi sebesar 61,07% terhadap PDB,” ungkap NS. Aji Martono, Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang turut hadir sebagai narasumber.
Dalam workshop yang berlangsung di Gedung BRI II Lt. 29, Jl. Jend Sudirman Kav 44-46, Jakarta Pusat, NS. Aji Martono memberikan wawasan dan pandangan terkait pentingnya peningkatan kualitas SDM dalam mengelola usaha mikro.
“Keberhasilan usaha mikro sangat ditentukan oleh kualitas kompetensi Sumber Daya Manusia yang mengelola,” katanya.
Prof Ahmad Subagyo, penyusun SKKNI Keuangan Mikro, Wakil Rektor IKOPIN dalam paparannya juga menyoroti adanya penguatan kualitas serta produktivitas kerja SDM khususnya di sektor Keuangan Mikro.
Baca Juga:
XTransfer Tercantum dalam Daftar “World’s Top Fintech Companies 2026” versi CNBC
CNS: Lulusan Vietnam Bangun Bisnis Lintasnegara di Guizhou Berbekal Pengalaman Studi di Tiongkok
Workshop ini diikuti oleh sekitar 30 peserta, termasuk pengurus LSP Microfinance, Komite Skema LSP Microfinance Indonesia, dan Asesor LSP Microfinance Indonesia.
Mereka menjadi bagian dari forum sinergi antara pemerintah, industri, dan LSP Microfinance Indonesia dalam upaya peningkatan kapasitas SDM Microfinance melalui kegiatan sertifikasi kompetensi.
Workshop ini dibuka oleh Anita Retnani, Komisaris LSP Microfinance Indonesia, dimana dalam sambutannya juga berpesan agar adanya peningkatan kualitas SDM guna mendukung sertifikasi kompetensi.
Adapun agenda workshop mencakup berbagai isu strategis terkait pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan pendampingan untuk mencapai tujuan peningkatan kualitas SDM dalam sektor microfinance.
Baca Juga:
Milken Institute Umumkan Asia Summit 2026, Dorong Kepemimpinan Cerdas di Era AI
Hisense Luncurkan PX4 Pro, Hadirkan Pengalaman Bioskop Profesional di Rumah
AdaKami Raih Penghargaan Top Company in Transparent & Responsible P2P Lending di Indonesia
LSP Microfinance Indonesia mengajak seluruh pihak terkait untuk bersama-sama mendukung langkah-langkah positif yang diambil guna mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan usaha mikro di Indonesia, ungkap Bakri selaku Direktur Utama LSP Microfinance Indonesia diakhir workshop tersebut.









