Ngarai Sianok Berpotensi Roboh Jika Diguncang Gempa Kuat, Dindingnya Bukan Batuan yang Kuat

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 26 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ngarai Sianok, Pemandangan Paling Cantik di Sumatera Barat. (Dok. Sumbarprov.go.id)

Ngarai Sianok, Pemandangan Paling Cantik di Sumatera Barat. (Dok. Sumbarprov.go.id)

INFOEKSPRES.COM – Pakar gempa dari Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat (Sumbar) Dr Badrul Mustafa mengkhawatirkan Ngarai Sianok.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Gempa akibat aktivitas subduksi Indo-Australia bisa merobohkan Ngarai Sianok, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

“Itu (roboh) bisa saja terjadi kalau gempanya kuat,” katanya di Padang, Selasa 25 April 2023.

Baca konten menarik lainnya, di sini: Oknum Anggota TNI Angkatan Udara Ditahan, Usai Viral Tendang Motor yang Dikendarai Wanita di Bekasi

Apalagi, kata dia, dinding Ngarai Sianok yang berada di Kabupaten Agam tersebut bukan batuan yang kuat sehingga berpotensi longsor bila goncangan gempa tergolong kuat.

“Jadi bisa saja terjadi longsor di situ (Ngarai Sianok) terutama gempa yang berasal dari Patahan Semangko,” jelas lulusan Geofisika Dan Meteorologi Institut Teknologi Bandung (ITB) itu.

Seperti diketahui Patahan Semangko mulai dari Aceh sampai ke Lampung yang diperkirakan juga berdempetan dengan Bukit Barisan.

Badrul mengatakan dari 20 segmen Patahan Semangko, empat berada di Sumbar, salah satunya segmen Sianok.

Beberapa hari sebelumnya, ketika terjadi gempa bumi (segmen Sianok) terjadi longsor di Ngarai Sianok.

Oleh karena itu, menurut dia, aktivitas gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan kekuatan 6,9 magnitudo pukul 03.00 WIB tersebut dikhawatirkan merobohkan Ngarai Sianok.

Ia mencontohkan getaran gempa Simeulue Desember 2004 yang menyebabkan tsunami turut dirasakan masyarakat hingga di Malaysia.

Kemudian jika memperhatikan gempa di Kabupaten Kepulauan Mentawai 6,9 magnitudo dengan Gempa Simeulue Aceh, dan Gempa Nias 28 Maret 2005 memiliki mekanisme yang sama.

BMKG mengatakan gempa bumi di Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa tektonik itu memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.***

Berita Terkait

Sumur Minyak Ilegal di Blora Terbakar, Tiga Warga Tewas dan Puluhan Mengungsi
Ketika Bumi Retak: Jejak Patahan Poso di Tengah Cincin Api Pasifik
Tertimpa Longsor di Perbatasan Jalur Pegunungan Ponorogo – Trenggalek, 2 Mobil Hancur
Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Sarpani Diadukan ke Propam Mabes Polri
Hakim Tolak Praperadilan Pengusaha Semarang, Tersangka Korupsi Bank Pembangunan Daerah
Soal Berita Penculikan dan Penganiayaan Pengusaha AH, Ini Keterangan Resmi Kejati Jateng
Ada Pihak yang Sengaja Ganggu Sidang Praperadilan dengan Munculkan Isu Mafia Tanah
Isu Pendidikan di Wilayah Perbatasan NKRI Sangat Penting, Begini Argumen Rahtika Diana

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 08:30 WIB

Sumur Minyak Ilegal di Blora Terbakar, Tiga Warga Tewas dan Puluhan Mengungsi

Rabu, 16 Juli 2025 - 07:48 WIB

Ketika Bumi Retak: Jejak Patahan Poso di Tengah Cincin Api Pasifik

Rabu, 26 April 2023 - 10:46 WIB

Ngarai Sianok Berpotensi Roboh Jika Diguncang Gempa Kuat, Dindingnya Bukan Batuan yang Kuat

Senin, 27 Februari 2023 - 08:59 WIB

Tertimpa Longsor di Perbatasan Jalur Pegunungan Ponorogo – Trenggalek, 2 Mobil Hancur

Minggu, 26 Februari 2023 - 22:04 WIB

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Sarpani Diadukan ke Propam Mabes Polri

Berita Terbaru